PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Pemandangan unik sekaligus mengharukan terjadi di kawasan nelayan Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (11/3/2026). Di tengah musim paceklik yang membuat hasil tangkapan menurun drastis, ratusan nelayan justru sumringah. Mereka bersama-sama membuka celengan hasil tabungan selama satu tahun penuh.
Tradisi yang sudah berlangsung bertahun-tahun ini digelar oleh Koperasi Unit Desa (KUD) Minasari Pangandaran. Celengan berbentuk ayam yang terbuat dari tanah liat satu per satu dipecahkan, menandai dibagikannya tabungan para nelayan yang dikumpulkan sedikit demi sedikit dari hasil melaut.
Momen pembukaan celengan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KUD Minasari Pangandaran, Jeje Wiradinata. Dengan disaksikan ratusan anggota koperasi, ia memecahkan simbol celengan sebagai tanda dimulainya pembagian tabungan kepada para nelayan.
Tak hanya uang tabungan yang dibagikan, KUD Minasari juga menyalurkan paket bingkisan Lebaran berisi kebutuhan pokok kepada para anggota. Bantuan ini menjadi angin segar bagi para nelayan yang saat ini tengah menghadapi masa sulit akibat minimnya hasil tangkapan.
Jeje Wiradinata menjelaskan, tradisi membuka celengan yang dikenal dengan istilah “cengcelengan” itu merupakan bentuk perlindungan ekonomi bagi para nelayan sekaligus motivasi agar mereka terus aktif berkoperasi.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
