Viral! Makan Siang Siswa Dikeluhkan Warganet, Menu Disebut Keras dan Diduga Tak Sesuai Harapan

Irfan ramdiansyah
Foto kotak makan berisi potongan kentang goreng, siomay, dan tahu. ( Foto: tangkapan layar)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Jagat media sosial kembali gaduh. Sebuah unggahan yang menyoroti kualitas hidangan makan siang siswa di wilayah Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mendadak viral dan memancing beragam reaksi warganet. Dalam unggahan tersebut, makanan yang disajikan kepada siswa disebut-sebut keras dan dinilai tidak sesuai harapan.

Unggahan itu muncul di grup Facebook “Anak LANGKAPLANCAR” melalui akun Bang Indra Real. Dalam postingannya, ia membagikan foto kotak makan berisi potongan kentang goreng, siomay, dan tahu. Namun, menurut narasi yang ditulis pemilik akun, tampilan makanan tersebut terlihat kering dan diduga kurang layak untuk dikonsumsi anak sekolah.

Belum dapat dipastikan kapan tepatnya foto tersebut diambil dan apakah menu itu merupakan bagian dari program makan bergizi tertentu. Meski begitu, unggahan tersebut telanjur menyebar luas dan menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan masyarakat Pangandaran hingga luar daerah.

Dalam tulisannya, pemilik akun mengkritik keras kualitas masakan yang menurutnya tidak sesuai standar. Ia juga menduga rendahnya kualitas makanan dipengaruhi oleh proses rekrutmen tenaga masak yang tidak profesional. Namun demikian, pernyataan tersebut merupakan opini pribadi pemilik akun dan belum terverifikasi oleh pihak berwenang.

“Dibayar sebagai tenaga ahli masak untuk membuat hidangan layak dimakan siswa, tapi kalau SDM direkrut hanya karena kedekatan tanpa keahlian, ya begini hasilnya,” tulis akun tersebut dalam unggahannya, seraya menyebut makanan terasa keras dan kurang layak.

Unggahan itu langsung dibanjiri komentar dari warganet yang ikut menyoroti kualitas makanan. Beberapa netizen bahkan mendesak pemerintah daerah agar segera turun tangan melakukan pengecekan langsung ke lapangan.

Salah satu akun bernama SkilledSquirrel1811 menyarankan agar masyarakat membuat surat terbuka kepada Bupati Pangandaran dengan tembusan Gubernur Jawa Barat. Ia berharap ada evaluasi menyeluruh terhadap pihak pengelola konsumsi siswa.

Komentar lain juga datang dari akun Lilim Siti Halimah yang mempertanyakan tekstur makanan dalam foto tersebut. “Nondih eta, jigh goreng mntang,” tulisnya dalam bahasa Sunda, yang kurang lebih mempertanyakan kondisi makanan yang terlihat kering dan keras.

Dalam unggahan viral tersebut juga muncul sejumlah tagar seperti #BGN dan #sppgpangkalan yang mengarah pada dugaan keterkaitan dengan program pemenuhan gizi siswa. Namun hingga kini, belum ada kepastian resmi apakah menu makanan dalam foto tersebut benar berasal dari program pemerintah tertentu atau hanya kegiatan internal sekolah.

Munculnya polemik ini menjadi sorotan publik, mengingat pemerintah saat ini tengah menggencarkan berbagai program pemenuhan gizi bagi pelajar guna meningkatkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Karena itu, banyak warganet berharap pihak berwenang segera melakukan klarifikasi agar informasi yang beredar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah, dinas pendidikan, maupun instansi terkait mengenai viralnya unggahan tersebut. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada berbagai pihak untuk memastikan fakta sebenarnya di lapangan.

Masyarakat pun berharap ada langkah cepat berupa inspeksi langsung dan evaluasi menyeluruh jika memang ditemukan pelanggaran standar makanan bagi siswa. Selain itu, warga juga diimbau untuk tetap bijak dalam menyikapi informasi di media sosial serta menunggu hasil klarifikasi resmi dari pihak berwenang.

Terlepas dari polemik yang berkembang, isu ini menjadi pengingat penting bahwa kualitas makanan bagi anak sekolah merupakan hal krusial yang tidak boleh dianggap sepele. Transparansi pengelolaan konsumsi serta pengawasan ketat diharapkan mampu memastikan setiap siswa mendapatkan asupan makanan yang sehat, bergizi, dan layak konsumsi.

Editor : Irfan Ramdiansyah

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network