Pemilik warung makan, Muhdar, mengungkapkan api pertama kali terlihat oleh pedagang lain dan satpam pasar.
“Api awalnya kelihatan oleh pedagang lain dan satpam. Kita langsung gotong royong memadamkan api. Diduga api berasal dari arus pendek listrik. Kerugian ditaksir mencapai 30 juta rupiah karena ada tiga kios yang terdampak,” ujar Muhdar.
Sementara itu, petugas Pemadam Kebakaran Pangandaran, Septian, membenarkan dugaan penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik.
“Laporan kebakaran kami terima sekitar pukul 23.30 WIB. Kebakaran diduga akibat konsleting listrik. Proses pemadaman sempat terkendala karena arus listrik di lokasi masih menyala,” jelasnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun peristiwa tersebut menjadi peringatan keras bagi para pedagang untuk lebih memperhatikan keamanan instalasi listrik, terutama di kawasan pasar yang padat aktivitas dan mudah terbakar.
Petugas pun mengimbau agar instalasi listrik rutin diperiksa guna mencegah kebakaran serupa terulang kembali.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
