PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Malam yang semula tenang di Markas PMI Pangandaran mendadak heboh ketika lampu penerangan tiba-tiba padam. Di ruang piket, para petugas yang semuanya perempuan dibuat kelabakan karena tak ada satu pun yang sanggup memanjat untuk memasang lampu.
Situasi yang gelap itu berubah jadi kisah menarik ketika regu Damkar meluncur untuk memberi bantuan.
Irfan Nugraha, petugas Damkar Pangandaran yang memimpin aksi “penyelamatan lampu”, menjelaskan bahwa pihaknya mendapat laporan dari pegawai PMI yang meminta bantuan. Tanpa menunggu lama, ia dan tim langsung bergerak.
“Kami dapat info dari PMI bahwa lampu mati dan mereka butuh bantuan. Ya sudah, kami datang saja. Namanya juga saling bantu instansi. Kebetulan yang piket semuanya perempuan, jadi agak kesulitan untuk naik dan pasang lampu,” ujar Irfan sambil tersenyum.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
