Sementara itu, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Padaherang, Neni Nirwana mengimbau tegas agar petani melapor setiap kali terjadi kehilangan.
“Saat ini petani menghadapi percepatan tanam untuk mendukung swasembada pangan. Kehilangan mesin jelas menghambat. Ke depan diusahakan agar petani memanfaatkan traktor roda empat milik kelompok tani,” jelasnya.
Pihak kepolisian yang mendapat laporan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti. Polisi menduga pencurian ini dilakukan secara terorganisir karena menyasar beberapa titik dalam waktu hampir bersamaan.
Kini, keresahan semakin membayangi warga Padaherang. Hilangnya tiga mesin traktor sekaligus dalam semalam membuat para petani bingung dan panik.
Mereka hanya berharap pelaku segera ditangkap, agar musim tanam bisa kembali berjalan tanpa gangguan.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
