Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Cek Tempat Istirahat Satgas TMMD, Dandim Pangandaran Pastikan Prajurit Tak Kekurangan Air Bersih
Advertisement . Scroll to see content

23 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Maspuah Hanya Bisa Pasrah Saat Hujan, Kini Tangis Bahagianya Pecah

Rabu, 04 November 2026 | 18:47 WIB
  • author Irfan ramdiansyah
23 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Maspuah Hanya Bisa Pasrah Saat Hujan, Kini Tangis Bahagianya Pecah
Maspuah mwnangis haru melihat rumahnya yang kini dibangun permanen oleh Satgas TMMD ke-130. (Foto: iNewsPangandaran.id)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Selama 23 tahun, Maspuah (59), seorang janda warga Dusun Limusnunggal, Desa Bangunjaya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, harus bertahan hidup di rumah panggung berdinding bilik bambu yang semakin lapuk.

Setiap hujan turun, perempuan lima anak itu dihantui ketakutan. Atap bocor, kayu rapuh, bahkan sebagian bangunan pernah roboh.

"Dulu kalau hujan takut kehujanan, takut ada gempa dan angin kencang. Dulu sempat ada kayu yang roboh, saya hanya bisa pasrah," ungkap Maspuah, Rabu (4/11/2026).

Rumah tersebut dahulu dibangun secara gotong royong oleh warga setelah suaminya meninggal dunia. Namun, setelah 23 tahun ditempati, kondisinya semakin memprihatinkan.
Kini, setelah sekian lama bertahan dalam keterbatasan, harapan Maspuah akhirnya terwujud.

Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130, rumah panggung miliknya dibangun kembali menjadi rumah permanen sederhana berukuran 5 x 6 meter. Personel TNI, Polri dan masyarakat bahu-membahu mengerjakan pembangunan rumah tersebut.

Editor: Irfan Ramdiansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut