Dari Swiss, Putra Cikembulan Sentil Pariwisata Pangandaran: Jangan Cuma Kejar Wisatawan!
"Secara kuantitas, pariwisata Pangandaran berkembang cukup pesat. Namun, pertumbuhan tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan peningkatan kualitas, baik dari sisi hardware (infrastruktur dan fasilitas) maupun software (regulasi dan tata kelola)," ungkap Pardi.
Ada satu gagasan sederhana yang ditawarkan mantan tour guide asal Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran tersebut. Ia mengusulkan agar setiap wisatawan yang membayar tiket masuk atau retribusi diberikan kantong sampah ramah lingkungan yang bisa didaur ulang (recyclable).
Menurutnya, kantong sampah tersebut bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan sarana edukasi agar setiap wisatawan memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan selama berkunjung.
Dengan cara itu, budaya menjaga kebersihan tidak hanya menjadi slogan atau imbauan, tetapi menjadi bagian dari pengalaman wisata setiap pengunjung.
"Tentu, kebijakan ini harus didukung fasilitas pengumpulan dan pengelolaan sampah yang memadai," jelasnya.
Editor: Irfan Ramdiansyah