Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : KSAD Maruli Tinjau Jembatan Pongpet Anjlok, Pastikan Dibangun Gantung Permanen
Advertisement . Scroll to see content

Detik-Detik Bupati Pangandaran Nyaris Jatuh dari Jembatan Patah: Sempat Merangkak, Tangannya Ditarik

Selasa, 01 September 2026 | 14:33 WIB
  • author Irfan ramdiansyah
Detik-Detik Bupati Pangandaran Nyaris Jatuh dari Jembatan Patah: Sempat Merangkak, Tangannya Ditarik
Citra menduga insiden tersebut terjadi akibat jembatan mengalami kelebihan beban atau over kapasitas. (Foto: iNewsPangandaran.id)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Momen menegangkan dialami Bupati Pangandaran Citra Pitriyami saat meresmikan Jembatan Gantung Pongpet di Dusun Margajaya, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Bukan sekadar meresmikan, Citra justru nyaris celaka setelah sling atau kabel baja penahan jembatan tiba-tiba putus ketika rombongan melintas. Peristiwa mengerikan itu terjadi pada Minggu sekitar pukul 16.15 WIB.

Saat ditemui di ruang kerjanya di Pendopo Bupati Pangandaran, Parigi, Selasa 1 September 2026, Citra mengungkap kronologi detik-detik sebelum jembatan tersebut mengalami kerusakan.

Awalnya, Citra hadir memenuhi undangan Dandim untuk meresmikan Jembatan Gantung Pongpet.

Kedatangannya disambut iring-iringan warga. Setelah prosesi gunting pita selesai, rombongan kemudian mulai berjalan melintasi jembatan.
Namun, baru sampai di bagian tengah, kondisi jembatan mulai terasa tidak normal.



Citra mengaku merasakan guncangan hebat. Ia bahkan sempat menoleh ke belakang dan meminta rombongan untuk mundur.

"Di agak tengah itu sudah mulai goyang dan terasa tidak stabil. Saya sempat tengok ke belakang dan memberi instruksi agar rombongan mundur," ujar Citra.

Tak lama setelah itu, kejadian yang dikhawatirkan benar-benar terjadi.
Salah satu sling penahan jembatan di bagian kanan tiba-tiba putus.

Jembatan langsung miring drastis. Orang-orang yang berada di atasnya pun ikut kehilangan keseimbangan dan sebagian terpental.

Citra yang berada di bagian tengah jembatan ikut terjebak dalam situasi kritis tersebut.


Ia mengaku sempat kehilangan keseimbangan hingga posisi tubuhnya setengah tengkurap.



Dalam kondisi panik, Citra berusaha bertahan dengan berpegangan erat pada pelat besi penopang di tengah jembatan.

"Posisi saya sudah setengah tengkurap. Saya pegang erat pelat besi di tengah pijakan kayu," tuturnya.

Beruntung, Camat Cijulang yang berada tak jauh dari posisi Citra langsung bertindak cepat.
Tangan kanan Bupati Pangandaran itu ditarik hingga berhasil dievakuasi menuju tepi jembatan.

Citra akhirnya berhasil selamat dari insiden tersebut. Meski begitu, ia mengalami luka dan pembengkakan pada bagian pergelangan tangan.

Citra mengaku tidak mengetahui secara pasti kapan tangannya mengalami cedera. Menurutnya, luka tersebut bisa saja terjadi ketika dirinya berusaha menahan beban tubuh atau akibat benturan saat jembatan miring dan berguncang.

Citra juga mengaku tidak merasakan firasat buruk sebelum insiden terjadi.
Ia mengatakan kedatangannya ke lokasi murni untuk memenuhi undangan peresmian jembatan.
Bahkan, sebelum jembatan mengalami kerusakan, Kepala Desa Margacinta yang berada di belakangnya sempat menanyakan apakah dirinya merasa takut melintasi jembatan tersebut.

Saat itu, Citra mengaku tidak merasa takut karena menganggap jembatan tersebut baru diperbaiki. Namun, kondisi berubah drastis hanya beberapa saat kemudian.

Citra mengaku panik setelah menyadari kondisi jembatan semakin tidak stabil. Terlebih, di bawah jembatan terdapat jurang dengan kedalaman sekitar 20 meter. Dasarnya pun dipenuhi bebatuan besar dan tidak terdapat aliran air karena kondisi sedang musim kemarau.

Citra menduga insiden tersebut terjadi akibat jembatan mengalami kelebihan beban atau over kapasitas. Saat kejadian, ia berada di rombongan paling depan bersama awak media.
Karena berada di depan, Citra mengaku tidak mengetahui secara pasti jumlah warga yang ikut melintas di belakang rombongan.

Ia baru mengetahui kondisi tersebut setelah melihat video kejadian yang kemudian viral di media sosial.

"Kapasitasnya memang melebihi beban hingga akhirnya sling penahan putus. Saya baru tahu dari video yang viral kalau yang melintas di belakang ternyata sangat ramai," kata Citra.

Insiden ini pun menjadi perhatian karena Jembatan Gantung Pongpet mengalami kerusakan saat digunakan dalam rangkaian peresmian.

Untuk sementara, jembatan tersebut ditutup dan dilakukan evaluasi terhadap kondisi serta kekuatan struktur sebelum kembali digunakan masyarakat.

Editor: Irfan Ramdiansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut