Miftah Mujahid: Medsos Pribadi Bupati Pangandaran Jadi Alat Komunikasi Publik yang Efektif
PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Aktivitas Bupati Pangandaran, Hj. Citra Pitriyami, di media sosial pribadi mendapat apresiasi dari Pengamat Kebijakan Publik, Miftah Mujahid, S.H. Menurutnya, langkah tersebut menjadi strategi komunikasi publik yang efektif sekaligus sarana promosi wisata tanpa harus menguras anggaran daerah.
Di tengah era digital yang serba cepat, kehadiran kepala daerah di media sosial dinilai mampu mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Tidak hanya menyampaikan informasi pemerintahan, berbagai aktivitas pribadi yang ditampilkan secara positif juga dianggap mampu menarik perhatian publik terhadap potensi daerah.
Miftah mengatakan, media sosial kini telah menjadi instrumen komunikasi yang sangat kuat. Apa yang dilakukan Bupati Pangandaran dinilai berhasil membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mengenalkan destinasi wisata, kuliner, dan berbagai potensi unggulan Pangandaran kepada khalayak luas.
“Media sosial saat ini merupakan instrumen komunikasi publik yang sangat efektif. Apa yang dilakukan oleh Ibu Bupati tidak hanya membangun kedekatan dengan masyarakat, tetapi juga menjadi media promosi wisata Kabupaten Pangandaran tanpa membebani anggaran APBD,” ujar Miftah.
Menurutnya, setiap unggahan yang memperlihatkan kunjungan ke objek wisata, aktivitas kuliner, maupun kegiatan keseharian Bupati secara tidak langsung telah menjadi promosi gratis yang bernilai bagi sektor pariwisata Pangandaran.
Tak hanya soal promosi, media sosial juga dinilai membuka ruang komunikasi yang lebih cepat antara masyarakat dan pemerintah. Warga dapat menyampaikan keluhan maupun aspirasi secara langsung tanpa harus melewati jalur birokrasi yang panjang.
Miftah menilai, pola komunikasi seperti ini membuat berbagai persoalan masyarakat lebih cepat diketahui dan ditindaklanjuti. Bahkan, tidak jarang Bupati merespons langsung aduan warga melalui media sosial dan turun ke lapangan untuk memastikan penyelesaian masalah.
“Ini menunjukkan kehadiran pemerintah yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Lebih jauh, Miftah menegaskan bahwa pendekatan komunikasi digital tersebut sejalan dengan visi Pangandaran sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia. Karena itu, ia mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mencontoh pola komunikasi yang terbuka, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
Menurutnya, semangat promosi daerah dan pelayanan publik melalui media sosial perlu menjadi budaya baru di lingkungan pemerintahan agar hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat.
“Dengan komunikasi yang cepat, terbuka, dan dekat dengan masyarakat, cita-cita Pangandaran menuju pariwisata dunia akan semakin mudah terwujud,” pungkas Miftah Mujahid.
Sikap aktif Bupati Pangandaran di media sosial pun dinilai bukan sekadar membangun citra, melainkan menjadi jembatan komunikasi yang mampu mempercepat pelayanan publik sekaligus memperkuat promosi daerah di tingkat nasional.
Editor : Irfan Ramdiansyah