Pelantikan Kembang Anggalarang Ciamis Digelar Khidmat, Pesan Tegas: Jaga Jati Diri!
CIAMIS, iNewsPangandaran.id - Suasana Gedung DPRD Ciamis mendadak “panas” bukan karena keributan, tapi karena semangat membara dari para mahasiswa asal Pangandaran yang tergabung dalam organisasi Kembang Anggalarang. Minggu pagi (19/4/2026), kepengurusan baru periode 2026–2027 resmi dilantik dalam acara yang berlangsung khidmat namun penuh energi.
Sejak pukul 08.00 WIB, para anggota sudah memadati lokasi. Momen ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan tonggak penting bagi organisasi kedaerahan yang dikenal aktif menjaga budaya dan solidaritas mahasiswa Pangandaran di perantauan.
Mengusung tema “Ngahiji dina Rasa Kakeluargaan, Ngahasilkeun Karya pikeun Kamajuan Daérah”, pelantikan ini menegaskan satu hal: kekuatan organisasi ada pada rasa kekeluargaan yang solid dan karya nyata untuk daerah.
Sorotan utama datang dari Dewan Pembina, Aef Supriyadi, S.I.P, yang secara tegas mengingatkan pentingnya jati diri organisasi. Dalam sambutannya, ia tak mau setengah-setengah.
“Organisasi harus punya jati diri yang kuat. Kalau tidak, mudah goyah diterpa perubahan. Identitas itu yang bikin kita tetap eksis dan berkembang,” tegasnya lantang.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Ketua Demisioner periode 2023–2024, Ridwan. Pembacaan ini jadi simbol sahnya tongkat estafet kepemimpinan. Setelah itu, suasana makin sakral saat pembaiatan dipimpin langsung oleh Ketua Pusat, Tegar Hamara, S.Ipol.
Dalam pesannya, Tegar berharap kepengurusan baru tidak hanya aktif, tapi juga mampu mengharumkan nama daerah dengan tetap berpegang pada nilai budaya.
Ketua terpilih pun tak kalah berapi-api. Dalam pidatonya, ia mengajak seluruh pengurus untuk tetap solid dan kompak. Ia menekankan bahwa masa depan organisasi ada di tangan kebersamaan, bukan individu.
Usai pelantikan, acara langsung berlanjut ke sesi sarasehan. Jangan bayangkan ini forum santai biasa tiga pemateri justru “mengguncang” pikiran peserta dengan materi yang dalam dan penuh makna.
Pemateri pertama dari Dewan Pembina kembali menegaskan pentingnya membangun identitas organisasi.
Ia mengingatkan anggota agar tidak lupa asal-usul dan tujuan utama berdirinya Kembang Anggalarang.
“Kalau kita tahu siapa diri kita dan dari mana kita berasal, organisasi ini akan punya arah jelas dan bisa memberi dampak nyata,” ujarnya.
Pemateri kedua, Ketua Pusat, mengangkat isu sensitif: kemurnian budaya. Ia dengan tegas mengingatkan agar organisasi tidak keluar jalur.
“Budaya leluhur jangan sampai hilang. Hal baru boleh masuk, tapi harus selaras. Jangan sampai identitas kita luntur,” katanya.
Sementara itu, pemateri ketiga, Ketua Demisioner, menyoroti sisi yang sering dianggap sepele: ikatan emosional dan moral.
“Organisasi kuat bukan cuma karena struktur, tapi karena rasa kekeluargaan. Kalau itu kuat, semua akan berjalan. Tapi jangan lupa, etika dan moral harus tetap dijaga,” tegasnya.
Dengan bekal arahan dari para senior dan pembina, kepengurusan baru Kembang Anggalarang Cabang Ciamis periode 2026-2027 kini resmi memegang kendali. Mereka dituntut bukan hanya aktif di internal, tapi juga mampu memberi kontribusi nyata bagi daerah asal, Pangandaran.
Pelantikan ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang. Satu pesan yang terus menggema di acara tersebut: jaga budaya, perkuat persaudaraan, dan buktikan lewat karya nyata.
Editor : Irfan Ramdiansyah