get app
inews
Aa Text
Read Next : Sidak Puskesmas Kalipucang Bongkar Fakta! Dapur MBG Belum Punya Pengolahan Limbah Layak

Diserbu Siswa! Makan Gratis Gaya Prasmanan Bikin Anak-Anak Pangandaran Makin Semangat Sekolah

Rabu, 01 April 2026 | 15:44 WIB
header img
Siswa antusias mengantre makan bergizi gratis dengan sistem prasmanan. (Foto: iNewsPangandaran.id)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Suasana hari pertama masuk sekolah usai libur Lebaran di Kabupaten Pangandaran langsung berubah jadi momen penuh keceriaan. Program makan bergizi gratis kembali digelar, tapi kali ini tampil beda dan bikin siswa makin semangat datang ke sekolah.

Tak sekadar bagi-bagi makanan, sistem penyajian dibuat lebih menarik. Salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Padaherang berinovasi dengan menyajikan makanan menggunakan sistem prasmanan. Hasilnya? Anak-anak tampak antusias, bahkan rela antre panjang demi menikmati hidangan layaknya di acara hajatan.

Program ini memang sengaja dihadirkan kembali setelah libur panjang Lebaran, sebagai upaya mendongkrak semangat siswa agar kembali bersekolah. Selain memperhatikan nilai gizi dan kebersihan, selera makan anak-anak juga jadi perhatian utama.

Di SD Negeri 4 Padaherang, suasana makin hangat karena kegiatan makan bersama ini dirangkaikan dengan halal bihalal antara siswa dan guru. Momen kebersamaan itu pun dimanfaatkan untuk mempererat hubungan sekaligus membangun semangat belajar sejak hari pertama.

Wajah-wajah ceria tampak menghiasi halaman sekolah. Para siswa dengan tertib mengantre mengambil makanan yang telah disediakan. Menu yang disajikan pun tak main-main, mulai dari nasi, ayam goreng saus mentega, tumis wortel buncis, hingga buah-buahan segar. 

Semua disusun sesuai standar gizi seimbang untuk mendukung tumbuh kembang dan konsentrasi belajar siswa.

Salah satu siswa kelas enam, Zidan, mengaku sangat senang dengan konsep makan bersama ini.

“Saya senang bisa makan bersama teman-teman, makanannya enak apalagi penyajiannya dengan prasmanan seperti di tempat hajatan. Makannya pun tidak di dalam kelas, kumpul semuanya dalam satu tempat,” ujarnya polos.

Hal senada juga disampaikan Kepala SDN 4 Padaherang, Sutarsa. Menurutnya, metode penyajian seperti ini bukan hanya soal makan, tapi juga sarat edukasi.

“Untuk saat ini pendistribusiannya memang berbeda karena bertepatan dengan halal bihalal usai Lebaran. Jadi cocok kalau penyajiannya dengan prasmanan. Banyak pembelajaran yang bisa diambil oleh siswa, seperti budaya antre dan tertib makan,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi program makan bergizi gratis yang dinilai sangat membantu meningkatkan semangat siswa untuk kembali ke sekolah.

“Kami berterima kasih kepada pihak SPPG Adlan yang sudah bekerja sama. Harapan kami, program Presiden ini terus berjalan karena sangat membantu, terutama untuk asupan gizi siswa,” tambahnya.

Sementara itu, ahli gizi dari SPPG Adlan Sehat Sejahtera Kedungwuluh, Desi, menegaskan pihaknya terus berupaya menjaga kualitas makanan yang disajikan.

“Kami selalu menjaga kualitas gizi dan kehigienisan makanan, serta membuat penyajian semenarik mungkin agar anak-anak semakin bersemangat. Untuk penyajian, kami selalu koordinasi dengan pihak sekolah dan menerima masukan,” ungkapnya.

Menurutnya, inovasi seperti sistem prasmanan ini menjadi salah satu cara agar siswa tidak merasa bosan dengan program makan gratis yang rutin dijalankan.

“Kami ingin memberikan yang terbaik bagi penerima manfaat. Jadi tidak hanya ayam goreng biasa, tapi juga dikombinasikan dengan saus mentega agar lebih variatif,” tambahnya.

Kreativitas dalam penyajian makanan memang menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan konsep yang menarik, siswa tidak hanya mendapatkan asupan gizi, tetapi juga pengalaman menyenangkan yang membuat mereka semakin antusias mengikuti kegiatan di sekolah.

Pihak sekolah pun mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Selain meringankan beban orang tua, program makan bergizi gratis juga dinilai mampu meningkatkan kualitas pendidikan melalui kondisi siswa yang lebih sehat dan fokus belajar.

Harapannya, program ini bisa terus berlanjut secara konsisten dan menjangkau lebih banyak siswa, sehingga manfaatnya semakin luas bagi dunia pendidikan di daerah.

Editor : Irfan Ramdiansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut