get app
inews
Aa Text
Read Next : Saat Warga Rayakan Hari Raya Idul Fitri Bersama Keluarga, Polisi Justru Tetap Siaga di Jalanan

Tinju Seru di Tengah Ramadan! Fun Fight Boxing Pangandaran 2026 Jadi Ajang Adu Bakat Anak Muda

Minggu, 15 Maret 2026 | 19:26 WIB
header img
Fun Fight Boxing menjadi ruang bagi para pemuda untuk menyalurkan bakat. ( Foto: iNewsPangandaran.id)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Suasana malam di Badia Court Pangandaran, Sabtu 14 Maret 2026, mendadak ramai dan penuh sorak. Puluhan pemuda naik ring, sarung tinju terpasang, sementara penonton bersorak memberi dukungan. Inilah kemeriahan Fun Fight Boxing Pangandaran 2026, ajang adu kemampuan yang digelar sebagai wadah pembinaan atlet sekaligus kegiatan positif bagi generasi muda di bulan Ramadan.

Kegiatan ini tak sekadar pertandingan tinju biasa. Lebih dari itu, Fun Fight Boxing menjadi ruang bagi para pemuda untuk menyalurkan bakat, melatih mental bertanding, serta menjauhkan diri dari aktivitas negatif yang kerap muncul saat malam Ramadan.

Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K. Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Pangandaran itu sekaligus memberi pesan kuat bahwa olahraga bisa menjadi jalan positif bagi anak muda.

Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar mencari siapa yang paling kuat atau siapa yang keluar sebagai pemenang.

“Fun Fight Boxing ini sifatnya persahabatan dan hiburan. Jadi bukan soal menang atau kalah, tapi bagaimana para pemuda bisa menyalurkan bakatnya di olahraga tinju,” ujar Ikrar di hadapan peserta dan penonton.

Menurutnya, kegiatan seperti ini justru sangat penting, terutama di tengah momentum Ramadan. Dengan adanya aktivitas olahraga, generasi muda memiliki ruang positif untuk berkreasi sekaligus menjaga kebugaran tubuh.

Di atas ring, pertandingan berlangsung seru namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Para peserta datang dari berbagai kalangan dan mengikuti sejumlah kelas berat badan yang dipertandingkan.

Mulai dari kelas 44 kilogram, 49–52 kilogram, 52–56 kilogram, 56–60 kilogram, 60–64 kilogram, 64–69 kilogram, hingga kelas 69–75 kilogram. Tidak hanya itu, kelas yang lebih berat seperti 75–81 kilogram, 81–91 kilogram, sampai kelas 91 kilogram juga ikut meramaikan pertandingan.

Sorakan penonton kerap pecah setiap kali pukulan telak mendarat atau ketika para petinju saling beradu strategi di tengah ring. Meski begitu, suasana tetap berlangsung santai dan penuh kebersamaan.

Panitia memang sengaja mengemas kegiatan ini sebagai fun fight atau pertandingan persahabatan. Artinya, tujuan utama bukan sekadar kompetisi, melainkan membangun pengalaman bertanding bagi para atlet muda.

Sebagai bentuk apresiasi, seluruh peserta yang mengikuti pertandingan mendapatkan sertifikat, dokumentasi foto, serta fasilitas air mineral dari panitia.

Hal ini dilakukan sebagai penghargaan atas keberanian dan semangat para peserta yang telah berpartisipasi meramaikan kegiatan tersebut.

Di balik keseruan pertandingan, tersimpan misi besar dari kegiatan ini. Fun Fight Boxing Pangandaran 2026 juga menjadi sarana untuk mencari bibit-bibit atlet tinju potensial dari daerah.

Para peserta yang menunjukkan kemampuan dan potensi terbaik nantinya diharapkan bisa dibina lebih serius untuk mengikuti kejuaraan tinju di tingkat yang lebih tinggi, baik regional maupun nasional.

Dengan kata lain, ring tinju yang berdiri di Badia Court malam itu bukan hanya tempat adu pukulan, tetapi juga menjadi panggung lahirnya calon-calon atlet masa depan Pangandaran.

Kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan. Banyak yang menilai bahwa kegiatan olahraga seperti ini sangat penting untuk memberikan ruang ekspresi bagi anak muda.

Selain menumbuhkan semangat sportivitas, kegiatan ini juga dianggap mampu menjadi alternatif hiburan sehat bagi masyarakat di tengah suasana Ramadan.

Di tengah sorak penonton dan dentuman sarung tinju yang beradu, Fun Fight Boxing Pangandaran 2026 membuktikan satu hal: olahraga bisa menjadi jalan positif untuk membangun generasi muda yang kuat, disiplin, dan berprestasi.

Dan siapa tahu, dari ring sederhana di Pangandaran ini, kelak lahir petinju hebat yang mampu membawa nama daerah ke panggung yang lebih besar. 

Editor : Irfan Ramdiansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut