Ekonomi Desa Menggeliat! Karang Taruna Puji Sppg Sindangwangi Berdayakan Warga
Menurutnya, program tersebut bukan sekadar proyek jangka pendek, tetapi memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi desa secara berkelanjutan. Terlebih, SPPG Sindangwangi juga menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai pemasok kebutuhan bahan baku.
Langkah ini dinilai sebagai strategi tepat sasaran. Selain memperkuat ketahanan ekonomi lokal, keterlibatan BUMDes juga mendorong perputaran uang tetap berada di desa.
“Alhamdulillah, BUMDes diberi kesempatan menjadi penyuplai bahan baku seperti beras dan komoditas lainnya. Ini tentu sangat kami syukuri,” tambah Padna.
Meski begitu, Karang Taruna mengingatkan agar keberpihakan kepada warga lokal tetap dijaga. Mereka berharap peluang kerja dan usaha tidak hanya dinikmati oleh segelintir pihak, tetapi merata bagi masyarakat Sindangwangi.
“Kami ingin warga lokal terus dilibatkan. Ekonomi desa harus maju bersama, bukan hanya menguntungkan pengusaha tertentu saja,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua BUMDes Sindangwangi, Roby Anggara, juga mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Menurutnya, keterlibatan BUMDes dalam pengadaan bahan baku membuka peluang besar untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).
“Kami sangat terbantu dengan adanya kerja sama ini. Ini bukan hanya soal bisnis, tapi juga kesempatan bagi desa untuk berkembang dan mandiri secara ekonomi,” kata Roby.
Ia menambahkan, kolaborasi antara SPPG, Karang Taruna, dan BUMDes menjadi contoh nyata sinergi yang mampu menggerakkan potensi lokal. Dengan semakin banyaknya pihak yang dilibatkan, roda ekonomi desa diharapkan terus berputar dan memberi manfaat jangka panjang.
Hadirnya SPPG Sindangwangi pun kini menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat. Selain memastikan pemenuhan gizi, program ini terbukti mampu membuka lapangan aktivitas bagi pemuda, memperkuat peran BUMDes, serta menghidupkan kembali geliat ekonomi desa yang sempat lesu.
Warga berharap, keberhasilan ini dapat menjadi contoh bagi desa lain di Pangandaran. Dengan melibatkan masyarakat lokal secara langsung, program pemerintah bukan hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar terasa manfaatnya hingga ke tingkat akar rumput.
Di tengah tantangan ekonomi yang masih menghantui banyak daerah, kisah Sindangwangi menjadi bukti bahwa kolaborasi antara program nasional dan potensi lokal mampu menghadirkan perubahan nyata. Kini, harapan masyarakat sederhana, kesempatan terus dibuka, pemuda tetap diberdayakan, dan ekonomi desa melaju tanpa tersendat.
Editor : Irfan Ramdiansyah