Polri Lacak Persembunyian Riza Chalid di Luar Negeri, Tim Khusus Sudah Dikirim
JAKARTA, iNewsPangandaran.id – Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri bergerak cepat memburu bos minyak Mohammad Riza Chalid (MRC) yang kini resmi menjadi buronan internasional. Tim kepolisian dilaporkan telah bertolak ke negara tempat persembunyian tersangka kasus korupsi tata kelola minyak mentah PT Pertamina tersebut.
Sekretaris NCB Interpol Indonesia, Brigjen Untung Widyatmoko, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengantongi koordinat keberadaan Riza Chalid. Meski demikian, Polri masih merahasiakan nama negara yang dimaksud demi kelancaran proses penangkapan.
“Kami sudah mengetahui posisinya dan tim sudah berangkat ke negara tersebut. Namun, untuk spesifik lokasinya belum bisa kami sampaikan ke publik,” ujar Untung dalam keterangannya, Senin (2/2/2026).
Untung menjelaskan bahwa status Red Notice atas nama Riza Chalid telah diaktifkan dan disebar ke 196 negara anggota Interpol. Dengan sistem ini, pergerakan Riza di lintas negara akan otomatis terdeteksi oleh otoritas setempat.
“Statusnya sudah dalam pengawasan ketat di seluruh negara anggota. Jika yang bersangkutan melintas di titik pemantauan mana pun, keberadaannya pasti terlacak,” tegasnya.
Kasus ini bermula saat Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Riza Chalid sebagai tersangka dalam skandal penyewaan Terminal BBM Tangki Merak. Ia diduga bersekongkol dengan sejumlah mantan petinggi perusahaan untuk mengatur penyimpanan stok BBM Pertamina secara melawan hukum.
Selain Riza, Kejagung juga menjerat delapan orang lainnya, termasuk Hanung Budya (HB), Alfian Nasution (AN), dan Gading Ramadhan Joedo (GRJ). Persekongkolan ini dinilai merugikan negara dalam tata kelola produk kilang dan minyak mentah yang dikelola perusahaan pelat merah tersebut.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta