Ulah Pengemudi Fortuner di Pangandaran: Dari Tak Bayar BBM hingga Sewa ATV, Polisi Respons Sigap
Di tengah tekanan dan sorotan publik, keduanya tetap tenang dan profesional. Pendekatan persuasif yang dilakukan dinilai berhasil meredam emosi warga dan mencegah terjadinya tindakan main hakim sendiri.
Belakangan diketahui, pengemudi kendaraan adalah seorang perempuan berinisial F (41), warga asal Bandung, yang diduga mengalami depresi. Meski demikian, penanganan di lokasi tetap difokuskan pada pengamanan situasi dan perlindungan semua pihak.
Usai kejadian, sejumlah warga menyampaikan apresiasi atas langkah cepat aparat. Menurut warga, kehadiran Bripka Hadi dan Bripda Rifqi di saat krusial membuat situasi yang semula tegang berubah kondusif dalam waktu singkat.
Kasat Lantas Polres Pangandaran, AKP Yudi Risnandar, S.H., M.H., juga memberikan apresiasi atas kinerja anggotanya.
“Respon cepat dan sikap humanis anggota di lapangan sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Aksi Bripka Hadi Wira dan Bripda Rifqi Alfarizi menjadi gambaran nyata peran polisi sebagai pelindung, pengayom, dan penenang masyarakat. Ketegangan yang nyaris pecah berhasil dipatahkan, dan Pangandaran kembali kondusif berkat keberanian dan profesionalisme dua aparat di garis depan.
Editor : Irfan Ramdiansyah