Jenazah Atlet Terjun Payung Akhirnya Ditemukan Mengapung di Perairan Pangandaran-Cilacap
PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Misteri hilangnya atlet terjun payung yang sempat menggegerkan perairan Pangandaran akhirnya terjawab. Setelah empat hari pencarian tanpa henti, jenazah korban akhirnya ditemukan mengapung di perairan perbatasan Pangandaran-Cilacap, Jumat pagi (2/1/2026).
Korban diketahui bernama Widiasih (58), warga Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di perairan Teluk Pangelek, Desa Batukaras, tepatnya di sekitar Pantai Karapyak, sekitar 17 mil laut dari titik awal lokasi kejadian.
Penemuan jasad korban pertama kali diketahui oleh seorang nelayan asal Cilacap yang tengah melaut menggunakan perahu Murah Rezeki. Nelayan tersebut sontak terkejut saat melihat sesosok tubuh manusia mengapung dalam posisi telungkup di tengah laut, lalu segera melaporkannya kepada petugas.
Laporan itu langsung ditindaklanjuti oleh tim SAR gabungan. Operasi pencarian hari keempat dipimpin langsung oleh Dirpolairud Polda Jawa Barat Kombes Pol Edward Indharmawan Eka Chandra, S.I.K., M.H., bersama Kapolres Pangandaran AKBP Andri Kurniawan, S.I.K., M.H.
Editor : Irfan Ramdiansyah