Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : MBG Pangandaran Diterpa Dugaan Monopoli Supplier, Warga Mengaku Tersingkir Meski Harga Lebih Murah
Advertisement . Scroll to see content

PPW Ungkap Tantangan dan Potensi Kebocoran dalam Program Makan Bergizi Gratis di Jawa Barat

Kamis, 28 Agustus 2025 | 17:39 WIB
  • author Irfan ramdiansyah
PPW Ungkap Tantangan dan Potensi Kebocoran dalam Program Makan Bergizi Gratis di Jawa Barat
PPW Ungkap Tantangan dan Potensi Kebocoran dalam Program Makan Bergizi Gratis di Jawa Barat. ( Foto: iNewsPangandaran.id)

BANDUNG, iNewsPangandaran.id - Public Policy Watch (PPW) merilis hasil pengawasan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digencarkan pemerintah. Program ini diproyeksikan memiliki alokasi anggaran hingga Rp50 triliun ketika berjalan penuh, dengan tujuan meningkatkan gizi anak sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

Namun, hasil pemantauan PPW menunjukkan bahwa masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu segera ditangani agar program ini tepat sasaran. Dari 4.000 dapur MBG yang terbentuk, 92% dinyatakan telah memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.

Meski demikian, sekitar 8% dapur masih membutuhkan perbaikan fasilitas. Dalam hal distribusi, 87% dapur tercatat mampu menyalurkan makanan tepat waktu. Namun, di beberapa daerah terpencil masih ditemukan keterlambatan.

Dari sisi kepuasan penerima manfaat, 80% responden mengaku puas dengan menu yang diberikan, meski terdapat kritik terkait kurangnya variasi makanan. Selain itu, 63% bahan pangan terbukti berasal dari rantai pasok lokal, yang turut mendukung perekonomian daerah.

Kendati demikian, PPW menilai masih ada potensi kebocoran anggaran akibat tata kelola yang belum sepenuhnya tertib dan minimnya pengawasan partisipatif dari masyarakat.

Editor: Irfan Ramdiansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut