Dalam kegiatan tersebut, peserta harus menaklukkan rute sepanjang 25 kilometer yang mengelilingi sejumlah kawasan di Pangandaran. Agus berharap, pada penyelenggaraan berikutnya jarak tempuh bisa ditingkatkan menjadi 35 hingga 50 kilometer agar tantangan bagi para ontelis semakin terasa.
Sementara itu, Ketua KORMI Jawa Barat, Denda Alamsyah, mengapresiasi penyelenggaraan Pangandaran Onthel Challenge 2026. Menurutnya, komunitas sepeda tua memiliki keunikan tersendiri karena memadukan olahraga, budaya, dan aktivitas sosial masyarakat.
"Sepeda onthel ini memang bagian dari budaya dan keseharian teman-teman ontelis. Namun, di dalamnya juga ada unsur olahraga. Karena itu, komunitas ini bergabung dengan KORMI," kata Denda.
Ia menilai, kehadiran ratusan peserta dari luar daerah menjadi peluang bagi Pangandaran untuk menarik wisatawan sekaligus memperkenalkan destinasi wisata. Namun, ada pekerjaan rumah yang tak boleh dilupakan. Ramainya peserta jangan sampai hanya menjadi angka di atas kertas.
Sebab, banyaknya ontelis yang datang belum otomatis membuat omzet pedagang kecil meningkat atau kamar penginapan terisi.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
