Menariknya, Isir tidak secara tegas membantah informasi mengenai dugaan penangkapan tersebut.
Informasi yang beredar menyebutkan, salah satu perwira tinggi yang dikabarkan ditangkap merupakan jenderal Polri berpangkat bintang empat. Kabar itu juga dikaitkan dengan isu penyadapan.
Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari Mabes Polri yang memastikan kebenaran informasi tersebut, termasuk siapa saja perwira yang disebut-sebut terlibat dan apa perkara yang melatarbelakanginya.
Saat kembali disinggung mengenai persoalan evaluasi, Isir justru mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ruang publik dari informasi yang tidak tepat.
Ia juga menyinggung aksi demonstrasi di Yogyakarta pada 28 Oktober 2026.
"Ayo kita mari tetap bergandengan tangan. Bahu membahu, wujudkan Indonesia di ruang publik di ruang digital dengan informasi yang tepat, terpercaya, mencerdaskan bagi masyarakat," ujar Isir.
Publik kini menunggu penjelasan lebih lanjut dari Mabes Polri untuk memastikan apakah kabar penangkapan sejumlah petinggi Korps Bhayangkara tersebut benar adanya atau hanya informasi yang belum terverifikasi.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
