PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Jalan rusak di Dusun Liunggunung, Desa Legokjawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, yang sebelumnya diperbaiki warga secara gotong royong hingga harus berutang ke toko material, akhirnya mendapat perhatian wakil rakyat.
Viralnya aksi warga memperbaiki jalan rusak dengan dana swadaya tersebut membuat Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ida Nurlaela Wiradinata, turun langsung ke lokasi.
Tak sendiri, Ida datang bersama Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin beserta sejumlah anggota DPRD, Kepala Desa Legokjawa, para kepala dusun, BPD, pihak Kecamatan Cimerak, tokoh masyarakat dan ratusan warga.
Mereka berkumpul di halaman Masjid Al-Hidayah Cinunjang, Minggu (13/9/2026), untuk membahas nasib jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Kedatangan para wakil rakyat itu pun disambut baik warga. Setidaknya, setelah aksi gotong royong mereka viral, harapan terhadap perbaikan jalan mulai menemukan titik terang.
Ida mengatakan, dirinya sengaja turun langsung setelah melihat video warga bergotong royong memperbaiki jalan yang rusak.
“Alhamdulillah kami bisa hadir ke Desa Legokjawa, setelah viral gotong royong warga bangun jalan,” kata Ida.
Menurut Ida, aksi warga tersebut justru menunjukkan kuatnya semangat gotong royong yang menjadi salah satu jati diri bangsa.
Ia mengaku setelah mendengar langsung aspirasi masyarakat, diketahui pembangunan jalan tersebut memang belum mendapatkan penanganan.
“Dengan gotong royong merupakan salah satu jati diri bangsa kita. Kemudian saya juga kebetulan turun ke wilayah. Kami juga harus mendengar aspirasi masyarakat seperti apa,” ujarnya.
Ida menegaskan, belum dibangunnya jalan tersebut bukan berarti pemerintah daerah tidak memperhatikan masyarakat. Sebab, menurutnya, masih banyak kebutuhan pembangunan yang harus ditangani pemerintah.
Namun, ia memastikan dirinya siap membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama ketika belum mendapatkan penanganan dari pemerintah daerah.
“Kalau saya sebagai anggota DPR RI itu mampu, kalau mau memberikan tidak ada masalah,” katanya.
Ida menyebut, pembangunan jalan di Desa Legokjawa dijadwalkan dilakukan melalui pengaspalan hotmix tahun ini. Sambil menunggu pembangunan permanen, ia juga berjanji memberikan bantuan material untuk perbaikan sementara. Bantuan tersebut di antaranya berupa 100 sak semen, pasir dan material lainnya.
Langkah itu dilakukan lantaran kondisi jalan dinilai membahayakan pengguna jalan dan disebut telah menyebabkan sejumlah kecelakaan.
“Untuk sementara waktu, karena mengingat dan menimbang banyak kecelakaan yang terjadi, warga meminta pembangunan sementara meskipun tidak semua,” ujarnya.
Ida mengatakan bantuan material tersebut berasal dari dana pribadi. Menurutnya, bantuan itu merupakan bentuk kepedulian sekaligus rasa syukur karena dirinya dipercaya menjadi wakil rakyat.
“Pada intinya setidaknya kami hadir di masyarakat,” katanya.
Ia berharap semangat gotong royong warga Legokjawa menjadi contoh bagi masyarakat di daerah lain. Menurutnya, gotong royong bukan hanya soal memperbaiki jalan, tetapi juga menjadi kekuatan masyarakat untuk mendorong kesejahteraan.
Sementara itu, warga setempat, Usup, menyampaikan apresiasi atas kedatangan Ida Nurlaela Wiradinata bersama Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin dan jajaran DPRD.
Menurut Usup, kehadiran para wakil rakyat tersebut menjadi bentuk nyata dalam menyerap dan menyampaikan aspirasi masyarakat.
“Dengan hadirnya anggota DPR RI dan DPRD Pangandaran merupakan bentuk nyata sebagai penyambung lidah rakyat,” ujar Usup.
Ia berharap rencana pembangunan jalan tersebut benar-benar terealisasi dan dapat berjalan lancar serta tepat waktu.
“Semoga proses pembangunan jalan ini bisa terealisasi dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, meningkatkan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
