Ia menilai mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu membantu percepatan pembangunan desa melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi digital.
Menurutnya, masih banyak pelaku UMKM di Pangandaran yang memiliki produk berkualitas, namun belum mampu menembus pasar digital secara maksimal. Karena itu, mahasiswa diharapkan dapat memberikan pendampingan dalam digital marketing, literasi digital, hingga promosi melalui media sosial agar produk lokal memiliki daya saing lebih tinggi.
Tak hanya fokus pada sektor ekonomi, mahasiswa juga didorong aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, terlebih pelaksanaan KKN berlangsung menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Aep berharap mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu mampu memberikan kontribusi sesuai bidang keahliannya. Mahasiswa pertanian, misalnya, diharapkan mendampingi petani dalam meningkatkan hasil produksi dan teknologi budidaya, sementara mahasiswa dari bidang pendidikan maupun fakultas lainnya dapat berkolaborasi sesuai kebutuhan masyarakat.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
