Demam Tiba-Tiba? Waspada, Bisa jadi Awal Petaka DBD

Eris Riswana
Penyakit mematikan akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti ini disebut bisa menyerang siapa saja secara tiba-tiba. (Foto: ist)



Yang paling berbahaya, kata dia, banyak pasien justru dianggap mulai sembuh saat demam menurun. Padahal, fase tersebut bisa menjadi awal kondisi kritis yang mengancam nyawa.

“Kadang saat demam turun justru pasien masuk fase kritis. Ini yang sering disalahartikan sudah sembuh,” jelasnya.

Ia menegaskan, keterlambatan penanganan dapat memicu komplikasi serius akibat kebocoran plasma darah hingga menyebabkan syok dengue yang berujung kematian.

Karena itu, masyarakat diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan bila mengalami gejala yang mengarah pada DBD, terlebih jika sudah muncul tanda bahaya.

Selain pengobatan, pencegahan dinilai menjadi langkah paling ampuh memutus rantai penyebaran nyamuk pembawa virus dengue tersebut.

Warga pun diimbau rutin melakukan gerakan 3M, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

“Lingkungan bersih jadi kunci utama mencegah DBD,” pungkasnya.



Editor : Irfan Ramdiansyah

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network