PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Pemerintah Desa Wonoharjo merilis Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2026 dengan total pendapatan mencapai Rp2.138.206.728. Anggaran tersebut diproyeksikan untuk mendukung berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, pembangunan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Berdasarkan data yang ditampilkan, sumber pendapatan terbesar berasal dari Dana Desa (DD) sebesar Rp373.456.000 dan Alokasi Dana Desa (ADD) Rp526.828.000. Selain itu, kontribusi signifikan juga datang dari Bagi Hasil Wisata dan Pajak (DBH) sebesar Rp798.781.728, serta Pendapatan Asli Desa (PADesa) Rp58.500.000.
Pendapatan lainnya meliputi Bantuan Provinsi Rp130.000.000, Bantuan Kabupaten Rp246.141.000, dan pendapatan lain-lain sebesar Rp4.500.000. Sementara itu, tidak terdapat alokasi pembiayaan tambahan dalam APBDes tahun ini.
Untuk belanja, total anggaran yang digelontorkan sama dengan total pendapatan, yakni Rp2.138.206.728. Porsi terbesar dialokasikan untuk Bidang Pemerintahan Desa sebesar Rp1.335.095.584 atau sekitar 61 persen dari total anggaran.
Sementara itu, Bidang Pembangunan Desa mendapatkan alokasi Rp571.217.710 atau 26 persen. Anggaran ini digunakan untuk sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, kawasan permukiman, serta komunikasi dan informatika.
Editor : Irfan Ramdiansyah
