PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Ulah seorang oknum yang diduga wartawan namun nekat mengaku sebagai anggota polisi bikin geger warga Pangandaran. Aksi yang dinilai meresahkan itu langsung menuai kecaman keras dari organisasi profesi jurnalis.
Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Galuh Raya, Yosep Trisna akhirnya angkat bicara. Dia menegaskan, tindakan oknum tersebut bukan sekadar pelanggaran biasa, tapi sudah masuk kategori mencoreng maruah profesi wartawan.
“Kalau benar itu oknum wartawan, tentu kami sangat menyayangkan. Wartawan itu punya kode etik, bukan malah mengaku sebagai aparat penegak hukum,” tegas Yosep, Senin (6/4/2026).
Menurut Yosep, aksi nekat tersebut bisa merusak kepercayaan publik terhadap insan pers. Padahal selama ini, wartawan dikenal sebagai penyampai informasi yang akurat dan berimbang, bukan malah jadi alat untuk menakut-nakuti masyarakat.
Dia juga mengingatkan, profesi wartawan tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan pribadi, apalagi sampai membawa-bawa nama institusi lain seperti kepolisian demi keuntungan tertentu.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
