get app
inews
Aa Text
Read Next : Tak Cuma Hebat di Ruang Sidang, Fredy & Partners Bakar Semangat Calon Advokat Muda di UNIGAL!

570 Mahasiswa Unigal Diterjunkan ke Pangandaran, Siap Bantu UMKM dan Bangun Desa Selama 40 Hari

Selasa, 28 Juli 2026 | 18:32 WIB
header img
570 mahasiswa Universitas Galuh mengikuti pelepasan KKN di Alun-Alun Pendopo Parigi, Pangandaran, Selasa (28/7/2026). ( Foto: ist)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id -  Sebanyak 570 mahasiswa Universitas Galuh (Unigal) resmi diterjunkan untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Konservasi dan Budaya Periode II Tahun Akademik 2025/2026 di Kabupaten Pangandaran. Selama 40 hari ke depan, ratusan mahasiswa itu akan mengabdi di sejumlah desa dengan membawa misi pemberdayaan masyarakat, penguatan UMKM, hingga pelestarian budaya.

Prosesi pelepasan berlangsung di Lapangan Alun-Alun Pendopo Parigi, Selasa (28/7/2026), dan dipimpin langsung oleh Asisten Daerah (Asda) III Setda Pangandaran, Aep Haris, S.Hut., M.M.

Dalam sambutannya, Aep menegaskan bahwa KKN merupakan "kampus sesungguhnya" bagi mahasiswa. Menurutnya, dunia nyata akan menguji kemampuan mahasiswa dalam mengenali persoalan masyarakat sekaligus mencari solusi yang tepat.

"Di kampus kita belajar teori. Ketika turun ke masyarakat, persoalan harus dicari, dipahami, lalu dicarikan jalan keluarnya. Itulah kampus sesungguhnya yang akan dihadapi mahasiswa selama 40 hari ke depan," ujar Aep.


Ia menilai mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu membantu percepatan pembangunan desa melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi digital.

Menurutnya, masih banyak pelaku UMKM di Pangandaran yang memiliki produk berkualitas, namun belum mampu menembus pasar digital secara maksimal. Karena itu, mahasiswa diharapkan dapat memberikan pendampingan dalam digital marketing, literasi digital, hingga promosi melalui media sosial agar produk lokal memiliki daya saing lebih tinggi.

Tak hanya fokus pada sektor ekonomi, mahasiswa juga didorong aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, terlebih pelaksanaan KKN berlangsung menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Aep berharap mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu mampu memberikan kontribusi sesuai bidang keahliannya. Mahasiswa pertanian, misalnya, diharapkan mendampingi petani dalam meningkatkan hasil produksi dan teknologi budidaya, sementara mahasiswa dari bidang pendidikan maupun fakultas lainnya dapat berkolaborasi sesuai kebutuhan masyarakat.



Sementara itu, Wakil Rektor II Universitas Galuh, Dr. Hj. Jeti Rachmawati, Ir., M.P., mengatakan KKN merupakan sarana penting bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus belajar langsung dari kehidupan masyarakat.

"Kami berharap mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di kampus, tetapi juga belajar dari masyarakat. KKN menjadi wadah pembelajaran yang sangat penting untuk membentuk kompetensi, karakter, dan kepedulian sosial mahasiswa," katanya.

Ia menambahkan, Kabupaten Pangandaran memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan kelautan. Karena itu, kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan inovasi, meningkatkan nilai tambah produk petani dan nelayan, serta memperkuat pemasaran berbasis digital.

Program KKN Konservasi dan Budaya Periode II ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam membangun desa yang lebih inovatif, mandiri, dan berdaya saing.

Editor : Irfan Ramdiansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut