Peresmian Jembatan Cantilan Disambut Haru, Warga: Nuhun Pisan Ibu Ida
PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Wajah-wajah sumringah tampak menghiasi Dusun Cantilan, Desa Kertajaya, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran. Harapan yang selama ini ditunggu akhirnya menjadi kenyataan setelah Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ida Nurlaela Wiriadinata, meresmikan Jalan Jembatan Cantilan yang menjadi urat nadi penghubung Kabupaten Pangandaran dengan Kabupaten Tasikmalaya.
Peresmian infrastruktur strategis tersebut disambut antusias masyarakat. Pasalnya, jalan dan jembatan gantung yang sebelumnya kerap menjadi keluhan warga kini telah berubah menjadi akses yang lebih layak dan nyaman untuk dilalui.
Bagi masyarakat perbatasan, keberadaan jalan tersebut bukan sekadar sarana transportasi. Jalan itu menjadi jalur utama bagi petani menuju lahan pertanian, nelayan membawa hasil tangkapan, hingga pedagang yang setiap hari menggantungkan aktivitas ekonominya pada kelancaran akses tersebut.
Saat meninjau langsung lokasi, Ida Nurlaela mengaku bersyukur karena aspirasi masyarakat yang selama ini disampaikan kepadanya mulai dapat direalisasikan satu per satu.
"Alhamdulillah, satu per satu aspirasi yang disampaikan warga mulai terealisasi. Salah satunya perbaikan jalan yang menjadi akses masyarakat Dusun Cantilan menuju lahan pertanian. Kini kondisi jalannya saya lihat nyaman, warga pun menyambut baik," ujar Ida.
Sebelum diperbaiki, kondisi jalan di kawasan perbatasan itu disebut sering menyulitkan masyarakat. Ketika musim hujan tiba, akses menjadi lebih sulit dilalui sehingga berdampak terhadap aktivitas ekonomi warga.
Tak heran, momen peresmian tersebut menjadi hari yang membahagiakan bagi masyarakat setempat. Sejumlah warga bahkan tampak terharu saat bertemu langsung dengan legislator asal Jawa Barat tersebut.
"Alhamdulillah Ibu, terima kasih, nuhun pisan," ucap salah seorang warga sambil menyalami Ida dengan penuh rasa syukur.
Keberadaan Jalan Jembatan Cantilan yang kini lebih representatif juga dinilai mampu memangkas waktu perjalanan masyarakat yang hendak menuju Kabupaten Tasikmalaya maupun sebaliknya. Mobilitas warga menjadi lebih cepat, aman, dan efisien.
Meski demikian, dalam kesempatan tersebut sejumlah tokoh masyarakat turut menyampaikan aspirasi lanjutan. Mereka berharap adanya perhatian terhadap potensi luapan air dan banjir di sekitar area jembatan gantung saat musim penghujan tiba agar akses vital tersebut tetap aman digunakan.
Menanggapi hal itu, Ida menegaskan bahwa pembangunan tidak dapat berjalan tanpa dukungan dan kolaborasi semua pihak. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam mewujudkan berbagai kebutuhan masyarakat.
"Saya selalu menyampaikan bahwa mewujudkan harapan masyarakat membutuhkan semangat gotong royong dan kolaborasi dari seluruh pihak. Tidak ada pembangunan yang berhasil tanpa kebersamaan dan kepedulian bersama," tegasnya.
Dengan beroperasinya Jalan Jembatan Cantilan, masyarakat berharap roda perekonomian di wilayah perbatasan semakin bergerak cepat. Sektor pertanian, perikanan, hingga perdagangan diyakini akan memperoleh dampak positif dari lancarnya akses transportasi tersebut.
Tidak hanya meresmikan infrastruktur, Ida Nurlaela juga menutup rangkaian kegiatan dengan aksi sosial. Bersama timnya, ia membagikan paket sembako kepada ratusan warga yang telah mengantre dengan tertib di halaman masjid setempat.
Langkah tersebut semakin menambah kehangatan suasana peresmian. Bagi warga Cantilan, hari itu bukan hanya tentang dibukanya akses jalan baru, melainkan juga tentang hadirnya harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan Pangandaran-Tasikmalaya.
Editor : Irfan Ramdiansyah