get app
inews
Aa Text
Read Next : Waspada Rob Intai Pesisir Pangandaran, BMKG Minta Warga Siaga hingga 7 Mei 2026

Kabel Semrawut di Pantai Pangandaran Bakal Dikubur! PLN Siapkan Proyek Bawah Tanah Juli 2026

Kamis, 30 April 2026 | 17:15 WIB
header img
PLN Pangandaran siapkan proyek kabel listrik bawah tanah sepanjang 3,2 kilometer di kawasan Pantai Pangandaran demi keandalan listrik dan penataan kawasan wisata. (Foto: iNewsPangandaran.id)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Wajah kawasan wisata Pantai Pangandaran bakal segera berubah. Kabel listrik yang selama ini terlihat semrawut dan menggantung di sepanjang jalur wisata, rencananya akan “dikubur” ke bawah tanah oleh pihak PLN.

Langkah besar ini dilakukan sebagai upaya penataan kawasan wisata sekaligus meningkatkan keandalan pasokan listrik di destinasi andalan Kabupaten Pangandaran tersebut.

PLN ULP Pangandaran memastikan proyek penanaman kabel listrik bawah tanah itu ditargetkan mulai dikerjakan pada Juli 2026 mendatang.

Tim Leader Teknik ULP PLN Pangandaran, Imam Sholihin, mengatakan program tersebut bukan sekadar mempercantik kawasan wisata, tetapi juga menjadi solusi agar listrik di sepanjang kawasan pantai lebih stabil dan tidak mudah terganggu.

“Untuk keandalan di Pantai Pangandaran, kami akan melakukan perbaikan jaringan hingga ke ujung pantai atau Pos 1 sebelum kawasan cagar alam,” ujar Imam saat ditemui di TIC Pangandaran, Kamis (30/4/2026).



Menurutnya, selama ini jaringan listrik di kawasan Pantai Pangandaran masih menggunakan sistem radial. Kondisi itu membuat proses pemulihan cukup memakan waktu saat terjadi gangguan atau pemadaman.

Tak jarang, wisatawan maupun pelaku usaha mengeluhkan lamanya proses penanganan ketika listrik padam, terutama saat musim liburan dan kawasan dipadati pengunjung.

“Dengan sistem yang ada sebelumnya, jika terjadi padam, penanganannya bisa cukup lama. Karena itu, kami ajukan peningkatan jaringan agar lebih andal dan respons pemulihan bisa lebih cepat,” katanya.

Sebagai solusi, PLN akan membangun Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) dengan sistem kabel tanam bawah tanah.



Jalur penarikan kabel direncanakan dimulai dari gardu listrik di kawasan Grand Pangandaran atau Gardu Akustik hingga menuju Hotel Horison Grand Palma Pangandaran.

Proyek ini dinilai sangat penting karena kawasan pantai merupakan pusat aktivitas wisata, perhotelan, restoran, hingga pusat ekonomi masyarakat.

“Tujuannya untuk meningkatkan keandalan sekaligus fleksibilitas jaringan, sehingga jika terjadi gangguan, pemulihan listrik bisa lebih cepat dan durasi padam dapat diminimalkan,” ucap Imam.

Dari sisi teknis, pengerjaan akan dilakukan dengan penggalian tanah sedalam kurang lebih satu meter. Sementara panjang kabel bawah tanah yang akan dipasang mencapai sekitar 3,2 kilometer.

Proyek tersebut diperkirakan mulai berjalan dalam dua bulan ke depan, dengan target pengerjaan dilakukan secara bertahap agar tidak terlalu mengganggu aktivitas wisata.

PLN juga mengimbau masyarakat, pelaku usaha, hingga wisatawan untuk tetap berhati-hati selama proses pengerjaan berlangsung dan ikut mendukung kelancaran proyek tersebut.

Jika proyek ini terealisasi sesuai rencana, bukan hanya keandalan listrik yang meningkat, tetapi wajah Pantai Pangandaran juga akan terlihat lebih rapi, modern, dan nyaman dipandang wisatawan.

Editor : Irfan Ramdiansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut