Libur Panjang Pantai Pangandaran Diserbu Puluhan Ribu Wisatawan
PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Setelah libur Lebaran beberapa pekan lalu, kawasan objek wisata Pantai Pangandaran kembali diserbu wisatawan, Sabtu (4/4/2026). Momentum libur panjang dimanfaatkan ribuan orang dari berbagai daerah untuk berlibur ke destinasi andalan Jawa Barat ini.
Sejak Jumat pagi, arus kendaraan mulai terlihat memadati jalur menuju kawasan wisata. Antrean panjang kendaraan bahkan sudah terjadi di pintu masuk, didominasi mobil pribadi. Kepadatan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah pengunjung yang datang.
Tak hanya di jalur masuk, kondisi serupa juga tampak di kawasan Pantai Barat Pangandaran. Puluhan ribu wisatawan tumpah ruah di sepanjang bibir pantai. Mereka menikmati liburan dengan berbagai aktivitas, mulai dari berenang, bermain pasir, hingga menaiki kuda dan perahu pesiar menuju Pasir Putih.
Salah seorang wisatawan asal Garut, Ainel, mengaku memilih Pangandaran sebagai destinasi liburan keluarga karena dinilai aman dan nyaman untuk anak-anak.
“Pantai Pangandaran cocok untuk liburan keluarga, seru dan aman. Tapi masih banyak sampah dan penataan perlu ditingkatkan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Pangandaran, Sarlan, menyebut lonjakan wisatawan terjadi secara signifikan sejak Jumat siang.
“Setelah salat Jumat terjadi lonjakan. Lebih dari 56 ribu orang sudah masuk, dan diprediksi masih akan bertambah hingga malam,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan, pengelola wisata telah menyiapkan sedikitnya delapan gerbang masuk. Langkah ini dilakukan agar arus kendaraan bisa lebih terurai dan tidak menumpuk di satu titik.
Diperkirakan, volume kendaraan dan jumlah pengunjung masih akan terus meningkat hingga akhir libur panjang. Tingginya animo masyarakat ini menunjukkan bahwa Pantai Pangandaran tetap menjadi primadona wisata, meski baru saja melewati momen libur Lebaran.
Petugas pun mengimbau wisatawan untuk tetap waspada, menjaga kebersihan, serta mematuhi aturan yang ada demi kenyamanan bersamaselama berlibur.
Editor : Irfan Ramdiansyah