Takbir Menggema, Polisi Bikin Lomba Ngabedug! Cara Unik Satlantas Pangandaran Sambut Malam Lebaran
PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Menyambut malam penuh gema takbir, suasana di Kabupaten Pangandaran dipastikan bakal beda dari biasanya. Bukan cuma lantunan takbir yang menggema, tapi juga dentuman bedug yang siap “diadu” dalam ajang lomba unik yang digagas jajaran Polres Pangandaran.
Lewat Satlantas Polres Pangandaran, aparat kepolisian menggelar kegiatan bertajuk Takbir Bersama dan Lomba Ngabedug antar kecamatan se-Kabupaten Pangandaran yang akan dipusatkan di Bundaran Tugu Ikan Marlin Pangandaran.
Lokasi ikonik tersebut dipilih karena dinilai strategis dan menjadi pusat keramaian, sehingga diharapkan mampu menarik partisipasi masyarakat sekaligus memudahkan pengawasan demi menjaga keamanan.
Kasatlantas AKP Yudi Risnandar SH MH menegaskan, kegiatan ini sengaja digelar untuk mengalihkan euforia malam takbiran ke arah yang lebih positif dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin mengajak masyarakat merayakan malam takbiran dengan kegiatan yang lebih tertib, aman, dan tetap meriah. Lomba ngabedug ini jadi wadah kreativitas sekaligus mempererat kebersamaan antar warga,” ujar Yudi.
Menurutnya, selama ini malam takbiran kerap diwarnai konvoi kendaraan dan penggunaan knalpot bising yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap masyarakat bisa merayakan kemenangan dengan cara yang lebih santun.
“Daripada konvoi yang berisiko, lebih baik kita isi dengan kegiatan bernuansa religi dan budaya. Selain aman, juga bisa melestarikan tradisi,” tambahnya.
Dalam lomba ini, peserta tidak hanya dituntut keras menabuh bedug, tapi juga harus tampil kreatif dan kompak. Penilaian meliputi hiasan bedug terbaik, irama tabuhan, durasi, hingga kekompakan tim.
Tak tanggung-tanggung, panitia juga menyiapkan hadiah total hingga Rp2 juta. Menariknya lagi, pendaftaran dibuka gratis alias tanpa biaya sepeser pun.
Yudi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemuda, karang taruna, hingga perangkat desa untuk ikut berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami berharap seluruh masyarakat Pangandaran bisa ambil bagian. Ini bukan soal menang atau kalah, tapi bagaimana kita bersama-sama menciptakan suasana Lebaran yang aman dan penuh kebersamaan,” pungkasnya.
Dengan konsep sederhana namun penuh makna, lomba ngabedug ini diharapkan mampu menghidupkan kembali tradisi lama sekaligus menjadi solusi jitu menjaga kondusivitas wilayah.
Editor : Irfan Ramdiansyah