Apresiasi Heroik! Kapolres Pangandaran Ganjar Penghargaan bagi Pelajar dan Polisi Pengungkap Curat
Namun yang paling menyita perhatian, dua pelajar turut berdiri sejajar dengan aparat saat menerima piagam penghargaan. Mereka adalah Hilmi Afwan, siswa SMA Informatika Ciamis, dan Muhamad Zafir, siswa SMKN 1 Padaherang.
Keduanya dinilai berani dan tidak tinggal diam saat mengetahui adanya aksi pencurian di wilayah Kecamatan Kalipucang. Informasi serta bantuan yang mereka berikan membantu aparat mempercepat pengungkapan kasus.
“Prestasi yang saudara capai hendaknya tidak membuat berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri dan menjadi teladan bagi rekan lainnya,” tegas Kapolres dalam amanatnya.
Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk apresiasi objektif atas dedikasi, loyalitas, dan keberanian, baik dari internal kepolisian maupun masyarakat.
Kapolres juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri dan warga. Di tengah tantangan tugas yang semakin kompleks, dukungan dan kepedulian masyarakat disebut menjadi kunci menjaga keamanan wilayah.
“Kami berharap penghargaan ini memicu semangat seluruh personel untuk bekerja secara profesional, humanis, dan berintegritas sesuai nilai Tribrata,” tambahnya.
Momen pemberian penghargaan ditutup dengan ucapan selamat dari para Pejabat Utama (PJU) Polres Pangandaran. Tepuk tangan menggema di lapangan apel, menjadi simbol kebersamaan antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keamanan.
Tak lupa, Kapolres mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap segala potensi tindak kejahatan. Ia meminta warga segera melapor jika melihat atau mengetahui adanya aktivitas mencurigakan.
“Segera hubungi call center 110 atau WhatsApp 082-133-118-110. Jadilah polisi untuk diri sendiri dan lingkungan tempat kita tinggal,” tegasnya.
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa keberanian dan kepedulian, sekecil apa pun, memiliki arti besar dalam menjaga keamanan. Dari anggota berseragam hingga pelajar berseragam sekolah, semua punya peran dalam melawan kejahatan.
Editor : Irfan Ramdiansyah