get app
inews
Aa Text
Read Next : Siap Sambut Pemudik! Perbaikan Jalur Nasional Selatan Pangandaran Dipacu

Pimpinan Ponpes Riyadussalikin Pangandaran Ungkap Krisis Akhlak Remaja, Ramadan Tak Lagi Sakral

Senin, 23 Februari 2026 | 18:32 WIB
header img
Pimpinan sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Riyadussalikin, KH Luthfi Fauzi. (Foto: Istimewa).

PANGANDARAN, pangandaran.inews.id - Bulan suci Ramadan yang seharusnya menjadi momentum pembentukan karakter dan penguatan akhlak, kini dinilai menghadapi tantangan serius. Fenomena remaja lebih sibuk dengan gawai ketimbang mengaji, nongkrong hingga larut malam dibanding tarawih, menjadi sorotan tajam pimpinan Pondok Pesantren Riyadussalikin.

Pimpinan sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Riyadussalikin, KH Luthfi Fauzi, tak menampik adanya perubahan mencolok dalam perilaku generasi muda setiap Ramadan datang.

“Ramadan itu madrasah akhlak. Tapi sekarang, tantangannya luar biasa. Anak-anak lebih akrab dengan layar daripada lembaran Al-Qur’an,” ujarnya tegas saat ditemui di lingkungan pesantren.

Dulu, kata dia, suara tadarus menggema dari surau hingga pelosok kampung. Anak-anak berlomba khatam Al-Qur’an, remaja berbondong-bondong memenuhi saf tarawih. Kini? Tak sedikit yang memilih menghabiskan waktu dengan media sosial.

Fenomena ini bukan sekadar asumsi. Ia mengaku melihat sendiri perubahan pola kebiasaan santri baru yang masuk ke pesantren.

Editor : Irfan Ramdiansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut