get app
inews
Aa Text
Read Next : Kemacetan Parah di Pantai Pangandaran, Petugas Lakukan Pengalihan Jalur dan Penutupan Pintu Masuk

Wisatawan Bandung Tenggelam di Pantai Pangandaran, Ditemukan Meninggal Setelah Tiga Hari Pencarian

Kamis, 03 April 2025 | 16:21 WIB
header img
Wisatawan Bandung Tenggelam di Pantai Pangandaran, Ditemukan Meninggal Setelah Tiga Hari Pencarian. ( Foto: iNewsPangandaran.id)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id – Setelah tiga hari pencarian, jasad Suhendar (19), wisatawan asal Kota Bandung, akhirnya ditemukan pada Kamis, 3 April 2025, sekitar pukul 10.10 WIB. Korban yang terseret arus saat berenang di Pantai Pangandaran ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sekitar 5 mil dari bibir pantai.

Suhendar, asal Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, dilaporkan tenggelam pada Selasa, 1 April 2025, sekitar pukul 14.00 WIB, saat berada di depan Pos 4 Pantai Barat Pangandaran.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari TNI Angkatan Laut, Polair Polres Pangandaran, Basarnas, Balawista, dan beberapa organisasi lainnya segera terjun melakukan pencarian intensif.

Seorang nelayan yang sedang menangkap ikan di laut menjadi orang pertama yang menemukan tubuh korban. Ia melihat jasad Suhendar mengapung sekitar 4 hingga 5 mil dari pantai.

Tim SAR Gabungan kemudian mengevakuasi jenazah korban menggunakan perahu jukung. Setelah dievakuasi, jenazah korban dibawa ke RSUD Pandega untuk dilakukan otopsi.

Kepala Pos Basarnas Kabupaten Pangandaran, Edwin Purnama, mengonfirmasi bahwa Suhendar ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, dengan tubuh yang mulai membengkak.

“Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Tubuhnya mulai membengkak akibat waktu yang lama di air,” ungkap Edwin, Kamis, 3 April 2025.

Pada pagi hari sebelum penemuan jasadnya, sang ibu sempat terlihat memanggil-manggil nama anaknya di pinggir pantai. "Ujang hayu uih sareng ema (Ujang ayo pulang sama ibu)," teriaknya penuh harapan.

Tak lama setelah itu, jasad Suhendar ditemukan mengapung di permukaan laut. Jenazah Suhendar kemudian dibawa ke RSUD Pandega Pangandaran untuk dilakukan visum sebelum dipulangkan ke kampung halamannya di Bandung untuk dimakamkan.

Kini Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian korban kedua, Dede Sulaiman (15), asal Kabupaten Garut, yang tenggelam setelah terseret arus pada Rabu, 2 April 2025, di Pos 5 Pantai Barat Pangandaran.

Sementara itu, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami turut menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa keluarga korban. Ia menemui ibu korban di ruang jenazah RSUD Pandega dan menyampaikan dukacita yang mendalam.

Editor : Irfan Ramdiansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut