Tim Gabungan Selamatkan Dua Wisatawan Terseret Arus Laut di Pantai Pangandaran

Kapolres Mujianto menegaskan bahwa kedua korban berada di zona yang telah dipasang tanda peringatan, mengingatkan para pengunjung untuk tidak berenang di lokasi tersebut.
Meski demikian, berkat koordinasi yang luar biasa antara Polairud, TNI AL, dan Balawista, keduanya berhasil dievakuasi tanpa mengalami cedera serius atau kehilangan nyawa.
"Kami sangat menghargai respon cepat dan sigap seluruh petugas yang terlibat dalam penyelamatan ini. Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya kesiapsiagaan tim SAR gabungan demi menjaga keselamatan para wisatawan di Pantai Pangandaran," ungkap Kapolres Mujianto.
Operasi Ketupat 2025 tidak hanya berfokus pada pengamanan arus lalu lintas, tetapi juga bertujuan memastikan keamanan wisatawan yang berlibur. Kerjasama antara Polairud, TNI AL, dan Balawista membuktikan bahwa kolaborasi yang solid sangat penting untuk melindungi masyarakat dari bahaya yang tidak terduga.
"Kami akan terus berkoordinasi untuk memastikan liburan di Pantai Pangandaran tetap aman. Ini adalah komitmen kami untuk memberikan perlindungan kepada setiap wisatawan yang datang," tegas Kapolres Mujianto.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi para pengunjung untuk selalu memperhatikan petunjuk keselamatan dan tanda peringatan di lokasi wisata. Pastikan liburan Anda tetap aman dan menyenangkan.
Editor : Irfan Ramdiansyah