Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tiang Listrik Roboh dan Benteng Ambles, Warga Keluhkan Kurangnya Perhatian Pengembang
Advertisement . Scroll to see content

Cuaca Buruk di Pangandaran Pengaruhi Pasokan Ikan Jelang Imlek

Rabu, 22 Januari 2025 | 13:23 WIB
  • author Eris Riswana
Cuaca Buruk di Pangandaran Pengaruhi Pasokan Ikan Jelang Imlek
Deretan perahu nelayan yang bersandar akibat kondisi cuaca yang tidak memungkinkan. ( Foto: iNewsPangandaran.id)

Salah satu nelayan, Nokeling, mengungkapkan kesulitan yang dihadapi akibat cuaca buruk.

"Ikan bawal putih sekarang mahal dan sulit didapat. Paling hanya dapat satu atau dua ekor saja. Kalau melaut pun tidak bisa terlalu jauh karena angin barat besar dan ombak tidak bersahabat. Modal BBM saja bisa Rp200 ribu sampai Rp300 ribu, tapi hasilnya tidak sebanding. Ikan bawal putih ini memang sensitif, harus dalam kondisi air tenang. Sekarang kami kejar kebutuhan untuk Imlek, setelah Imlek pasti ikan murah lagi," ujar Nokeling.

Tidak hanya nelayan, para pengepul ikan juga merasakan dampaknya. Permintaan dari hotel-hotel di Pangandaran untuk kebutuhan perayaan Imlek sulit dipenuhi karena stok yang terbatas.

"Menjelang Imlek, permintaan dari hotel-hotel sangat banyak, tapi kami tidak punya stok karena nelayan tidak melaut. Kebutuhan utama seperti ikan layur dan bawal putih sulit didapat. Selain rugi, pasokan ikan juga tidak ada karena cuaca buruk," keluh Wati Suswati, seorang pengepul ikan di Pangandaran.

Cuaca buruk ini tidak hanya memengaruhi pendapatan nelayan, tetapi juga rantai pasokan ikan hingga kebutuhan pasar. Para nelayan berharap cuaca segera membaik agar aktivitas melaut kembali normal dan kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang Imlek, dapat terpenuhi.

Editor: Irfan Ramdiansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut