Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Selatan Cilacap, Getaran Terasa hingga Pangandaran
Advertisement . Scroll to see content

Gempa Beruntun Guncang Sumedang, Timbulkan Kerusakan dan Kepanikan

Senin, 01 Januari 2024 | 08:52 WIB
  • author Felldy Utama
Gempa Beruntun Guncang Sumedang, Timbulkan Kerusakan dan Kepanikan
Ilustrasi gempa bumi guncang Sumedang. Foto: Dok iNews.id

JAKARTA, iNews.id - Gempa bumi beruntun mengguncang Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang menyebabkan kerusakan pada hari Minggu (31/12/2023). Ketiga gempa tersebut memiliki kekuatan di bawah magnitudo 5.

Dwikorita Karnawati, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengungkapkan alasan mengapa gempa bumi di Sumedang dapat dirasakan cukup kuat oleh masyarakat, meskipun memiliki kekuatan M4,1, M3,4, dan M4,8.

Menurutnya, gempa bumi di Sumedang merupakan bagian dari serangkaian gempa yang terjadi sebelumnya. Gempa pertama terjadi pada pukul 14.32 WIB dengan magnitudo 4,1 pada kedalaman 7 km.

"Ini adalah gempa dangkal. Meskipun magnitudonya kurang dari 5, namun karena dangkal, akhirnya menjadi gempa yang dirasakan cukup kuat. Dan karena bangunan di sana juga belum memenuhi standar tahan gempa, akhirnya juga menimbulkan kerusakan," ujar Dwikorita pada Minggu (31/12/2023).

Gempa kedua terjadi pada pukul 15.38 WIB, sekitar 1 jam kemudian, dengan magnitudo 3,4. Kedalamannya, kata dia, lebih dangkal lagi, yaitu 6 km dari permukaan.

Kemudian, gempa ketiga dengan magnitudo 4,8 dan kedalaman lebih dangkal lagi, yaitu 5 km, terjadi pada pukul 20.34 WIB.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa bumi tersebut berlokasi di darat, makanya cukup dirasakan karena berlokasi di darat. Ibaratnya di bawah kaki kita, pada kedalaman yang cukup dangkal hingga 5 km di Kota Sumedang dan sekitarnya," ujarnya.

Sebelumnya, Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman menyatakan bahwa berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang, gempa bumi berdampak terhadap RSUD Sumedang dan RSUD Pakuon. Selain itu, ada 53 rumah warga yang rusak di Babakan Hurip, Sumedang Selatan.

Editor: Sazili MustofaEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut