“Ini namanya KRISIS,” tegasnya.
Jeje kemudian mempertanyakan pelaksanaan kegiatan peringatan hari jadi Kabupaten Pangandaran di tengah situasi tersebut.
“Terus kenapa harus ada PESTA,” tulisnya.
Pernyataan mantan Bupati Pangandaran dua periode itu pun memunculkan pertanyaan mengenai skala dan prioritas kegiatan Milangkala ke-14, terutama di tengah persoalan ketersediaan air bersih yang dihadapi masyarakat.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemkab Pangandaran mengenai respons atas pernyataan Jeje maupun kebijakan pelaksanaan rangkaian Milangkala ke-14 di tengah kondisi kemarau tersebut.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
