Rd. Aurel Majesty Queen, siswi kelas 9 SMPN 1 Pangandaran, mengaku senang bisa ikut terlibat langsung.
“Kita jadi tahu cara menanam jagung. Apalagi bareng teman-teman jadi semangat,” ujarnya dengan wajah sumringah.
Tak hanya sekadar seremoni. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, Soleh, menegaskan bahwa gerakan ini dilakukan serentak oleh 768 sekolah di bawah naungan dinasnya.
“Kami melakukan penanaman bibit jagung hibrida di seluruh sekolah secara serentak,” tegasnya.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
