PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Ramadhan bukan sekadar ritual, tapi momentum membenahi iman dan akhlak.Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah atau Ramadhan 2026, denyut religius mulai terasa kuat di tengah masyarakat. Masjid dan pesantren kembali menggeliat, majelis ilmu hidup, dan umat Islam bersiap menata diri menyambut bulan penuh ampunan dan keberkahan.
Di tengah suasana tersebut, Kyai Haji Luthfi Fauzi, pengasuh Pondok Pesantren Riyadussalikin, menyampaikan pesan penting kepada umat Islam agar Ramadhan tidak dijalani sekadar sebagai rutinitas tahunan, melainkan ruang pertaubatan dan pembenahan batin.
“Ramadhan itu madrasah kehidupan. Kalau hanya menahan lapar dan haus, tapi hati tetap kotor, maka yang didapat hanya letih,” ujar Kyai Haji Luthfi Fauzi dalam keterangannya, Rabu (21/01/2026).
Menurut Kyai Haji Luthfi Fauzi, Ramadhan sejatinya hadir untuk meluruskan kembali arah hidup manusia dari yang semula sibuk mengejar dunia, menjadi lebih sadar akan nilai akhirat dan kemanusiaan.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
