Program Pendidikan Karakter Melesat Pangandaran Tancap Gas, Salat Duha Jadi Rutinitas Siswa

Irfan ramdiansyah
Tak hanya mencetak siswa cerdas akademik, Pendidikan Karakter Melesat diarahkan membentuk generasi yang agamis. (Foto: iNewsPangandaran.id)

Tak berhenti di situ. Untuk memperkuat Pendidikan Karakter berbasis Pancawala, para siswa juga dibiasakan membaca surat-surat pendek sebelum proses belajar mengajar dimulai. Pola ini diyakini mampu menanamkan nilai spiritual sejak dini, sekaligus membangun suasana belajar yang lebih tenang dan positif.

Sejumlah kegiatan penunjang pun terus digulirkan. Mulai dari Pramuka, bersih-bersih lingkungan sekolah, hingga botram atau makan bersama yang mempererat kebersamaan. Seluruh aktivitas ini dirancang untuk menumbuhkan karakter disiplin, gotong royong, kepedulian sosial, serta rasa cinta tanah air.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan ini konsisten dijalankan selama setahun masa kepemimpinan Bupati Pangandaran,” tambah Soleh.

Ke depan, akselerasi Program Pendidikan Karakter Melesat akan terus ditancap gas. Pemerintah daerah menargetkan sekolah bukan hanya menjadi tempat mengejar nilai, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan ilmu kehidupan.

“Tujuannya jelas, setelah lulus sekolah, siswa tak hanya menguasai pelajaran, tapi juga memiliki bekal menjalani kehidupan yang semestinya,” pungkasnya.

Editor : Irfan Ramdiansyah

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network