PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Aksi sigap dan penuh keberanian dua anggota Satlantas Polres Pangandaran menuai pujian dari warga. Bripka Hadi Wira dan Bripda Rifqi Alfarizi dinilai berhasil menjalankan tugas dengan cepat, tenang, dan humanis saat menghadapi situasi genting yang nyaris berujung kericuhan di wilayah Pangandaran, Senin (5/01/2026).
Peristiwa bermula dari laporan masyarakat terkait keberadaan sebuah mobil Toyota Fortuner yang memicu keresahan publik. Informasi tersebut menyebar cepat dan menarik perhatian warga, membuat situasi di lapangan rawan memanas.
Menyadari potensi gangguan kamtibmas, Bripka Hadi dan Bripda Rifqi langsung bergerak tanpa menunggu perintah lanjutan. Keduanya melakukan penelusuran dan pengejaran secara terukur, mengedepankan keselamatan pengguna jalan serta warga sekitar.
Sebelumnya, pengemudi mobil tersebut diduga melakukan serangkaian perbuatan yang meresahkan. Perempuan berinisial F (41), warga asal Bandung, disebut-sebut tidak melakukan pembayaran saat mengisi bahan bakar minyak di sebuah SPBU di wilayah Kalipucang.
Tak berhenti di situ, yang bersangkutan juga diduga meninggalkan tagihan di sebuah hotel, tidak membayar jasa rental ATV, hingga makan di salah satu tempat tanpa melunasi pembayaran. Aksi beruntun itu memicu kemarahan warga hingga berujung pengejaran.
Langkah cepat itu membuahkan hasil. Kendaraan berhasil dihentikan di depan Kantor Kecamatan Pangandaran. Saat kerumunan warga mulai terbentuk, dua polisi tersebut berdiri di garis terdepan, mengamankan lokasi dan menenangkan massa agar tidak bertindak di luar hukum.
Di tengah tekanan dan sorotan publik, keduanya tetap tenang dan profesional. Pendekatan persuasif yang dilakukan dinilai berhasil meredam emosi warga dan mencegah terjadinya tindakan main hakim sendiri.
Belakangan diketahui, pengemudi kendaraan adalah seorang perempuan berinisial F (41), warga asal Bandung, yang diduga mengalami depresi. Meski demikian, penanganan di lokasi tetap difokuskan pada pengamanan situasi dan perlindungan semua pihak.
Usai kejadian, sejumlah warga menyampaikan apresiasi atas langkah cepat aparat. Menurut warga, kehadiran Bripka Hadi dan Bripda Rifqi di saat krusial membuat situasi yang semula tegang berubah kondusif dalam waktu singkat.
Kasat Lantas Polres Pangandaran, AKP Yudi Risnandar, S.H., M.H., juga memberikan apresiasi atas kinerja anggotanya.
“Respon cepat dan sikap humanis anggota di lapangan sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Aksi Bripka Hadi Wira dan Bripda Rifqi Alfarizi menjadi gambaran nyata peran polisi sebagai pelindung, pengayom, dan penenang masyarakat. Ketegangan yang nyaris pecah berhasil dipatahkan, dan Pangandaran kembali kondusif berkat keberanian dan profesionalisme dua aparat di garis depan.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
