Miris! Dikira Suara Kucing, Warga Padaherang Pangandaran Temukan Bayi Perempuan di Selokan
PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Sungguh memilukan! Warga Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang diduga baru saja dilahirkan, Jumat (6/11/2026) dini hari.
Mirisnya, bayi mungil tersebut ditemukan tergeletak tanpa alas di dalam selokan. Beruntung, bayi malang itu masih dalam kondisi hidup dan berhasil diselamatkan warga.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Awalnya, warga mendengar suara mencurigakan yang dikira seperti suara anak kucing.
Namun, setelah diperiksa, warga justru dibuat terkejut. Suara tersebut ternyata berasal dari tangisan seorang bayi perempuan yang berada di bawah, tepat di area selokan.
Kepala Dusun setempat, Uung Gunawan, mengatakan warga awalnya tidak menyangka suara yang terdengar merupakan tangisan bayi.
"Kejadiannya tengah malam sekitar jam satu, warga sini mendengar suara seperti kucing awal mulanya, pas dilihat ternyata suara bayi." ungkap Uung.
Menurutnya, saat ditemukan, posisi bayi berada di bawah, tepat di selokan dan tanpa alas. Kondisi tubuhnya juga masih dipenuhi darah sehingga warga langsung memberikan pertolongan.
"Setelah itu bayi malang tersebut langsung di bersihkan ,karna banyak darah di badannya.
Posisi bayi berada dibawah , pas selokan tanpa alas. Sepertinya bayi tersebut baru lahir. Baru beberapa jam atau beberapa menit," tuturnya.
Setelah mendapatkan pertolongan awal dari warga, bayi tersebut kemudian dievakuasi bersama petugas kepolisian ke Puskesmas Padaherang untuk menjalani pemeriksaan medis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kondisi bayi dinyatakan sehat dan normal. Bayi perempuan tersebut memiliki berat badan 2,5 kilogram dengan panjang badan 47 sentimeter.
Hingga kini, bayi tersebut masih berada di Puskesmas Padaherang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, kasus penemuan bayi tersebut telah ditangani Polsek Padaherang. Polisi masih melakukan penelusuran untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
Peristiwa memilukan ini menyisakan keprihatinan mendalam. Di tengah kondisi bayi yang masih begitu rentan, keselamatan nyawanya menjadi hal paling utama. Masyarakat yang mengetahui atau menghadapi situasi serupa diharapkan segera meminta bantuan tenaga medis maupun pihak berwenang.
Editor: Irfan Ramdiansyah