get app
inews
Aa Text
Read Next : Langit Pangandaran Menggelegar! 60 Pesawat Unjuk Gigi di Air Show 2026

Basarnas Gandeng Susi Air Perkuat Operasi SAR, Kolaborasi Strategis Dibangun di Pangandaran

Minggu, 06 September 2026 | 09:08 WIB
header img
Kepala Basarnas Mohammad Syafii bersama Susi Pudjiastuti saat penandatanganan nota kesepahaman kerja sama SAR di Susi International Beachstrip, Pangandaran, Sabtu (5/9/2026). (Foto: iNewsPangandaran.id)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Upaya memperkuat layanan pencarian dan pertolongan atau Search and Rescue (SAR) di Indonesia terus dilakukan. Kali ini, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menggandeng PT Susi Pudjiastuti Aviation atau Susi Air.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan di Susi International Beachstrip, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (5/9/2026).

Penandatanganan ini menjadi bagian dari rangkaian Pangandaran Airshow 2026 yang menghadirkan berbagai kegiatan penerbangan dan keselamatan di udara.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, S.I.P., M.M., CHRMP., hadir bersama jajaran pimpinan Basarnas. Sementara dari Susi Air, hadir langsung Direktur Utama Susi Pudjiastuti.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.


Dalam sambutannya, Mohammad Syafii menegaskan bahwa tugas pencarian dan pertolongan tidak bisa dilakukan Basarnas seorang diri.



Basarnas memiliki tanggung jawab menangani kecelakaan, bencana pada tahap tanggap darurat, hingga kondisi lain yang membahayakan keselamatan manusia.

Namun, luasnya wilayah Indonesia dengan kondisi geografis yang beragam membuat kebutuhan kolaborasi menjadi sangat penting.

Menurutnya, efektivitas operasi SAR membutuhkan sinergi dengan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, hingga berbagai unsur potensi pencarian dan pertolongan.

Kerja sama dengan Susi Air dinilai memiliki nilai strategis karena perusahaan tersebut memiliki armada dan jaringan operasional penerbangan yang menjangkau berbagai wilayah Indonesia.

Kemampuan transportasi udara tersebut dinilai dapat menjadi salah satu kekuatan pendukung ketika operasi SAR harus dilakukan di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat maupun laut.

Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat mobilisasi personel maupun sumber daya ketika terjadi kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan segera.

Penandatanganan Nota Kesepahaman juga menjadi komitmen untuk mengembangkan kerja sama yang lebih konkret.

Ke depan, kedua pihak akan menindaklanjutinya melalui perjanjian kerja sama yang mengatur aspek teknis pelaksanaan di lapangan.
Dengan begitu, sinergi Basarnas dan Susi Air diharapkan tidak berhenti pada seremoni penandatanganan, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap kecepatan dan efektivitas operasi SAR.

Selain penandatanganan Nota Kesepahaman, rangkaian kegiatan di Pangandaran juga diisi dengan penampilan siswa Susi Environmental School. Acara kemudian dilanjutkan dengan peresmian Susi Environmental School oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Susi Pudjiastuti.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari kemeriahan Pangandaran Airshow 2026.


Kegiatan turut melibatkan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Bandung beserta jajaran, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, serta panitia Pangandaran Airshow dari Basarnas Pusat dan Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung


Melalui kolaborasi tersebut, Basarnas menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat jejaring dengan berbagai unsur potensi SAR. Targetnya jelas, ketika bencana atau kecelakaan terjadi, pertolongan bisa datang lebih cepat, menjangkau lebih luas, dan menyelamatkan lebih banyak nyawa.

Editor : Irfan Ramdiansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut