get app
inews
Aa Text
Read Next : Inilah Infografis Harga BBM Per 1 September 2022

Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Dompet Pengendara Kembali Diuji

Rabu, 10 Juni 2026 | 14:10 WIB
header img
Pertamax resmi naik jadi Rp16.250 per liter mulai hari ini. Siap-siap pengeluaran bertambah. (Foto: iNewsPangandaran.id)

JAKARTA, iNewsPangandaran.id - Kabar yang membuat para pengguna kendaraan harus kembali mengelus dada datang dari PT Pertamina (Persero). Mulai Rabu (10/6/2026), harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green 95 resmi mengalami kenaikan cukup signifikan.

Kenaikan ini langsung menjadi sorotan karena, apalagi di Pulau Jawa yang merupakan wilayah dengan jumlah kendaraan bermotor terbesar di Indonesia. Tak sedikit masyarakat yang khawatir lonjakan harga BBM nonsubsidi akan berdampak pada biaya transportasi hingga harga kebutuhan pokok.

Berdasarkan data resmi PT Pertamina Patra Niaga, untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur yang menerapkan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, harga Pertamax kini naik menjadi Rp16.250 per liter.

Sebelumnya, BBM dengan kadar oktan 92 tersebut dijual Rp12.300 per liter.
Tak hanya Pertamax, harga Pertamax Green 95 juga ikut meroket dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter.

Lonjakan harga tersebut membuat selisih harga dengan BBM subsidi semakin lebar. Saat ini, Pertalite masih bertahan di angka Rp10.000 per liter, sementara Bio Solar subsidi tetap Rp6.800 per liter.



Bagi sebagian pengguna kendaraan pribadi di Jawa, kenaikan lebih dari Rp3.000 per liter ini tentu menjadi beban tambahan. Terlebih bagi mereka yang setiap hari harus menempuh perjalanan jauh untuk bekerja maupun menjalankan usaha.

Meski demikian, Pertamina memastikan bahwa tidak semua produk BBM mengalami perubahan harga. Sejumlah BBM nonsubsidi lainnya masih bertahan pada harga sebelumnya.

Untuk wilayah Pulau Jawa, harga Pertamax Turbo tetap Rp20.750 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter.
Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian harga dilakukan sebagai bagian dari tata kelola energi nasional.

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil guna menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis perusahaan dan kepastian pasokan energi berkualitas kepada masyarakat.



"Kebijakan penyesuaian harga dilakukan untuk menjaga keseimbangan usaha sekaligus memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat," ujarnya.

Di lapangan, kenaikan harga Pertamax diperkirakan akan memicu pergeseran pola konsumsi BBM. Tidak sedikit pengguna kendaraan yang sebelumnya menggunakan Pertamax berpotensi beralih ke Pertalite demi menekan pengeluaran harian.

Fenomena tersebut bukan hal baru. Setiap kali terjadi kenaikan harga BBM nonsubsidi, antrean kendaraan di dispenser Pertalite biasanya meningkat, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, hingga sejumlah daerah penyangga.

Selain berdampak pada pengguna kendaraan pribadi, kenaikan harga Pertamax juga berpotensi memengaruhi pelaku usaha yang menggunakan kendaraan operasional berbahan bakar nonsubsidi. Jika biaya operasional meningkat, bukan tidak mungkin harga barang dan jasa ikut terkerek.
Daftar Harga BBM Pertamina di Pulau Jawa per 10 Juni 2026
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur
• Pertalite: Rp10.000 per liter
• Pertamax: Rp16.250 per liter
• Pertamax Turbo: Rp20.750 per liter
• Pertamax Green 95: Rp17.000 per liter
• Dexlite: Rp23.000 per liter
• Pertamina Dex: Rp24.800 per liter
• Bio Solar: Rp6.800 per liter
Dengan kenaikan yang cukup tajam ini, masyarakat pengguna Pertamax di Pulau Jawa tampaknya harus kembali menghitung ulang anggaran transportasi mereka. Sementara itu, pemerintah dan Pertamina memastikan harga BBM subsidi masih tetap dipertahankan agar daya beli masyarakat tidak semakin tertekan di tengah meningkatnya berbagai kebutuhan hidup.

Editor : Irfan Ramdiansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut