Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Liburan ke Pangandaran, Wisatawan Padati Pantai Barat dan Timur
Advertisement . Scroll to see content

Liburan Berujung Petaka! Wisatawan asal Garut Tewas Terseret Ombak di Pantai Madasari Pangandaran

Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:23 WIB
  • author Irfan ramdiansyah
Liburan Berujung Petaka! Wisatawan asal Garut Tewas Terseret Ombak di Pantai Madasari Pangandaran
Tangkapan layar dari video amatir warga. (Foto: tangkapan layar)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Niat menikmati liburan bersama keluarga di Pantai Madasari, Kabupaten Pangandaran, justru berubah menjadi tragedi memilukan. Seorang wisatawan asal Dayeuh Handap, Desa Kota Kulon, Kabupaten Garut, bernama Siti Atika (58), meninggal dunia setelah terseret ganasnya ombak di kawasan Blok Karang Segeuh, Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Jumat pagi (15/5/2026).

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, saat korban bersama keluarganya tengah mencari lokasi terbaik untuk berswafoto di area karang Pantai Madasari. Namun tanpa disadari, korban berdiri terlalu ke tengah di atas karang yang licin dan berbahaya.

Saat asyik mencari spot foto, tiba-tiba ombak besar datang menghantam kawasan tersebut. Korban sempat berusaha bertahan dengan memegang batu karang, namun derasnya gelombang kedua yang lebih besar membuat tubuhnya terseret ke tengah laut.

Plt Kasi Humas Polres Pangandaran, AIPTU Yusdiana, membenarkan kejadian tragis tersebut. Menurutnya, korban datang bersama keluarganya untuk menikmati suasana liburan di Pantai Madasari.

“Kejadiannya tadi pagi. Saat sekeluarga wisatawan asal Garut mencari spot untuk berfoto, korban berdiri di atas karang. Tiba-tiba ombak besar datang. Awalnya korban sempat berhasil memegang batu, namun ombak kedua terlalu besar hingga menyeret korban ke tengah,” ujar Yusdiana saat dikonfirmasi.



Korban sempat hilang terbawa arus laut beberapa saat sebelum akhirnya tubuhnya kembali terseret ke bibir pantai. Saat ditemukan, korban masih dalam kondisi sadar dan langsung dievakuasi untuk dibawa menuju Puskesmas Cimerak.

Sayangnya, takdir berkata lain. Dalam perjalanan menuju puskesmas, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

“Korban dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju Puskesmas Cimerak,” tambahnya.

Diketahui, saat kejadian kondisi gelombang laut di kawasan Pantai Madasari, khususnya di Blok Karang Segeuh, sedang pasang dan cukup berbahaya. Area tersebut bahkan telah dikenal sebagai zona rawan dan termasuk kawasan larangan berenang bagi wisatawan.

Meski demikian, masih banyak pengunjung yang nekat mendekati area karang demi menikmati pemandangan atau sekadar berfoto.

Pihak kepolisian menyebut keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan memilih langsung membawa jenazah ke kampung halamannya di Garut untuk dimakamkan.

“Saat dinyatakan meninggal dunia, pihak keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi dan langsung membawa korban pulang ke Garut untuk dikebumikan,” jelas Yusdiana.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi para wisatawan agar lebih waspada saat berkunjung ke objek wisata pantai, terutama saat gelombang laut sedang tinggi.

Polisi pun mengimbau seluruh pengunjung untuk mematuhi rambu larangan berenang, tidak bermain terlalu ke tengah, dan selalu mengutamakan keselamatan saat berwisata.

“Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” pungkasnya.

Editor: Irfan Ramdiansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut