get app
inews
Aa Text
Read Next : Selsea-Taufiq Sabet Mahkota Moka Pangandaran 2026, Saingan Tumbang di Grand Final!

Parigi Borong Mahkota! Kecamatan Lain Gigit Jari di Moka Pangandaran 2026

Minggu, 26 April 2026 | 10:41 WIB
header img
Panggung panas, hasil tegas! Duet Parigi keluar sebagai penguasa Moka 2026. (Foto: iNewsPangandaran.id)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id -  Aroma persaingan panas terasa sejak awal, tapi siapa sangka hasil akhirnya bikin banyak pihak tercengang. Kecamatan Parigi tampil “menggila” dengan memborong mahkota utama Pasanggiri Mojang Jajaka (Moka) Pangandaran 2026 lewat duet Selsea Tamari Legan Iskandar dan Taufiq Nurrohman.

Di malam Grand Final yang digelar di GOR SMPN 1 Pangandaran, Sabtu (25/4/2026), sorotan publik tak lepas dari dominasi Parigi. Dari sekian banyak finalis yang datang dengan ambisi besar, hanya Selsea dan Taufiq yang mampu menaklukkan panggung hingga titik akhir.

Sejak sesi awal, keduanya sudah terlihat “beda kelas”. Jawaban lugas, penguasaan materi pariwisata, hingga gaya komunikasi yang tajam membuat juri berkali-kali terpukau. Bahkan, beberapa penonton menyebut kemenangan mereka sudah “tercium” sejak babak unjuk kabisa.

Sementara itu, finalis dari kecamatan lain harus puas berada di posisi wakil dan kategori. Meski tampil maksimal, langkah mereka terhenti di hadapan performa solid pasangan Parigi tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangandaran, Dadan Sugistha, tak menampik ketatnya persaingan tahun ini. Ia menyebut seluruh peserta merupakan hasil saringan terbaik, namun tetap harus ada yang unggul.



“Semua punya kualitas, tapi penilaian juri melihat secara menyeluruh. Dari wawasan, attitude, sampai kemampuan komunikasi,” ujarnya.

Di balik gemerlap panggung, proses panjang yang dilalui peserta juga jadi penentu. Mulai dari tes tulis, wawancara, hingga karantina, semuanya menjadi ajang “adu isi kepala”, bukan sekadar adu penampilan.

Ketua Paguyuban Mojang Jajaka Pangandaran, Panji Arum, menegaskan tidak ada intervensi dalam penilaian. Semua murni berdasarkan akumulasi nilai.

“Hasil ini mutlak. Semua sudah melalui proses panjang dan penilaian objektif,” katanya.

Dominasi Parigi juga makin terasa dengan masuknya perwakilan mereka di kategori lain. Ini jadi sinyal kuat bahwa kecamatan tersebut tengah melahirkan generasi muda yang siap bersaing di level lebih tinggi.

Kini, sorotan tak lagi soal kemenangan semata. Publik menanti pembuktian Selsea dan Taufiq di tingkat Jawa Barat. Mampukah mereka mempertahankan “taji” saat berhadapan dengan duta dari 27 kabupaten/kota?

Bupati Pangandaran, Citra, memberi pesan tegas: gelar bukan akhir, tapi awal tanggung jawab besar.

“Mereka harus jadi contoh nyata di masyarakat, bukan hanya tampil di panggung,” ujarnya.

Dengan kemenangan ini, Selsea dan Taufiq bukan hanya membawa pulang mahkota, tapi juga ekspektasi besar. Panggung sudah ditaklukkan, kini saatnya membuktikan diri di dunia nyata.

Editor : Irfan Ramdiansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut