Soal Perut Rakyat, Joe Irwan Suwarsa Blak-blakan: Jangan Tunggu Krisis Baru Panik!
PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Ancaman krisis global tak lagi dianggap angin lalu. Di tengah kunjungan ke kebun ketahanan pangan binaan DPC PDI Perjuangan, anggota DPRD Pangandaran, Joe Irwan Suwarsa, akhirnya buka suara. Nada tegas, bahkan cenderung menyentil, ia lontarkan saat bicara soal kesiapan daerah menghadapi badai krisis.
Di lokasi kebun, Joe tak basa-basi. Ia menegaskan, gerakan menanam bukan sekadar formalitas apalagi pencitraan belaka. Menurutnya, langkah ini adalah “alarm keras” agar masyarakat tak hanya bergantung pada beras.
“Kalau kita hanya mengandalkan beras, itu bahaya. Sekali terganggu, langsung goyang. Makanya sekarang kita dorong tanam jagung, umbi-umbian, dan pangan lokal lain,” tegasnya, tanpa ragu.
Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Joe melihat potensi krisis pangan global bisa berdampak langsung ke dapur warga. Ia pun menekankan, ketahanan pangan harus dimulai dari langkah sederhana, tapi nyata menanam sendiri.
Tak hanya itu, Joe juga menyinggung pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menyebut kehadiran anggota DPR RI, Ida Nurlaela Wiradinata, sebagai sinyal kuat bahwa program ini tidak main-main.
“Ini bukan kerja satu-dua orang. Ini bukti pusat dan daerah satu barisan. Kalau mau kuat, ya harus kompak,” ujarnya.
Sorotan Joe tak berhenti di situ. Ia mengingatkan bahwa kebun ketahanan pangan yang saat ini digarap bukan proyek jangka pendek. Lebih dari itu, ini adalah strategi jangka panjang untuk membangun kemandirian masyarakat.
“Kalau kondisi sulit datang, kebun ini bisa jadi penyelamat. Hasilnya bisa langsung dirasakan warga,” katanya.
Saat ini, DPC PDI Perjuangan Pangandaran telah mengembangkan kebun ketahanan pangan di beberapa titik. Di antaranya berada di Desa Kalijati, Kecamatan Sidamulih, serta Desa Karangbenda dan Desa Karangjaladri di Kecamatan Parigi.
Langkah ini disebut sebagai wujud nyata menghadapi ancaman krisis global yang semakin nyata di depan mata.
Menutup pernyataannya, Joe kembali mengingatkan dengan nada serius. Ia tak ingin masyarakat baru bergerak saat keadaan sudah genting.
“Jangan tunggu krisis datang baru kelabakan. Ini soal perut rakyat. Harus siap dari sekarang,” pungkasnya.
Pernyataan keras Joe Irwan Suwarsa ini seolah menjadi tamparan bagi semua pihak. Ketahanan pangan bukan lagi sekadar wacana di atas kertas, tapi sudah jadi kebutuhan mendesak yang tak bisa ditunda.
Editor : Irfan Ramdiansyah