Pangandaran Diserbu Wisatawan, Polisi Siaga di Titik Rawan Macet
PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Gelombang wisatawan yang menyerbu kawasan Pantai Pangandaran membuat arus lalu lintas kian padat dan mulai tersendat. Volume kendaraan dari berbagai daerah terus meningkat, memicu kepadatan di sejumlah titik rawan. Mengantisipasi kemacetan, Satlantas Polres Pangandaran langsung siaga dan memperketat pengaturan di jalur-jalur krusial, Senin (23/3/2026).
Sejak pagi hingga sore, arus kendaraan yang mengarah ke destinasi wisata di Pangandaran, Jawa Barat, tampak semakin padat. Kepadatan ini bukan tanpa sebab, momen libur panjang dimanfaatkan wisatawan untuk membanjiri kawasan pantai yang jadi primadona tersebut.
Pantauan di lapangan, titik-titik yang jadi langganan macet mulai “menggeliat”. Mulai dari Pertigaan Pancimas Kalipucang yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah, Bundaran Emplak, hingga jalur menuju pintu masuk objek wisata Pantai Pangandaran, kendaraan tampak mengular panjang.
Yang menarik, kendaraan yang mendominasi bukan hanya dari dalam daerah. Mobil pribadi berpelat luar kota justru mendominasi arus, bahkan banyak di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Kondisi ini membuat beban jalan meningkat drastis dalam waktu singkat.
Mengantisipasi kemacetan yang makin tak terbendung, Satlantas Polres Pangandaran langsung menerjunkan personel ke sejumlah titik strategis. Petugas terlihat berjibaku mengatur arus lalu lintas, sesekali melakukan rekayasa untuk mengurai kepadatan yang mulai menumpuk.
Titik pengamanan pun difokuskan di lokasi-lokasi yang dianggap paling rawan. Di antaranya Pertigaan Pancimas perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah, Bundaran Emplak, hingga akses utama masuk ke kawasan wisata Pantai Pangandaran. Di titik-titik ini, petugas disiagakan penuh untuk memastikan arus tetap bergerak.
Kasat Lantas Polres Pangandaran, AKP Yudi Risnadar, SH, MA menegaskan pihaknya telah menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi lonjakan kendaraan.
“Untuk pengamanan arus lalu lintas menuju objek wisata Pantai Pangandaran, kami fokuskan di jalur arteri mulai dari Bundaran Marlin hingga Pertigaan Pancimas Kalipucang perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah, dengan menyiapkan tim urai di tiga titik rawan,” ujarnya.
Memasuki hari ketiga libur Lebaran, lonjakan kendaraan tercatat meningkat hingga sekitar 30 persen. Angka ini diprediksi belum mencapai puncak, karena arus wisatawan diperkirakan masih akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan.
Polisi pun mengingatkan para pengendara untuk tetap waspada dan tidak memaksakan diri saat kondisi lalu lintas padat. Kesabaran dan kehati-hatian jadi kunci agar perjalanan tetap aman.
Sementara itu, petugas di lapangan terus bersiaga tanpa henti. Mereka tak hanya mengatur lalu lintas, tapi juga siap melakukan tindakan cepat jika terjadi penumpukan kendaraan secara tiba-tiba. Libur boleh dinikmati, tapi keselamatan tetap nomor satu.
Editor : Irfan Ramdiansyah