Ngeri! Truk Mundur Hilang Kendali di Tanjakan Emplak Kalipucang, Masuk Jurang dan Timpa Rumah
PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Detik-detik mencekam terjadi di tanjakan Emplak, Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran. Sebuah dumptruk bermuatan berat yang melaju dari arah Pangandaran menuju Banjar, tiba-tiba kehilangan tenaga saat menanjak. Bukannya naik, kendaraan besar itu justru mundur liar, Sabtu siang (28/2/2026).
Pengemudi diduga tak mampu menahan beban muatan saat berada di tengah tanjakan curam. Dalam hitungan detik, truk meluncur ke belakang dan membuat pengendara di belakangnya panik setengah mati.
Sebelum terjun ke jurang, dumptruk terlebih dulu menghantam sebuah minibus jenis Avanza dan satu unit sepeda motor yang berada tepat di belakangnya. Benturan pun tak terhindarkan, pengendara motor berusaha menyelamatkan diri. Namun laju truk yang terus mundur tak bisa dihentikan.
Setelah menghantam dua kendaraan tersebut, dumptruk akhirnya terperosok ke jurang sedalam kurang lebih 10 meter.
Nahasnya lagi, posisi akhir truk tepat menimpa bagian rumah warga yang berada di dasar jurang.
Akibat kejadian ini, bagian rumah warga mengalami kerusakan cukup parah. Dinding retak, atap ambruk, dan sejumlah barang milik penghuni rumah hancur tertimpa badan truk.
Warga sekitar langsung berdatangan membantu proses evakuasi dan menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Sukamto, pengendara motor yang terserempet, mengaku tak menyangka truk akan mundur.
“Saya posisi di belakang Avanza dan truk. Tiba-tiba truk mundur. Saya langsung menghindar, tapi motor saya tetap keserempet. Lalu truk terus mundur dan masuk jurang,” ujarnya.
Motor yang dikendarainya mengalami kerusakan di beberapa bagian. Ia sendiri hanya mengalami luka ringan.
Yang jadi tanda tanya, sopir dumptruk disebut-sebut tidak berada di lokasi saat proses evakuasi berlangsung. Diduga pengemudi meninggalkan tempat kejadian setelah insiden tersebut.
Petugas kepolisian kini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan muatan yang dibawa.
Proses evakuasi truk dari dasar jurang berlangsung cukup sulit. Petugas dibantu warga harus bekerja ekstra karena posisi kendaraan yang miring dan medan yang terjal. Arus lalu lintas di sekitar tanjakan sempat tersendat akibat banyaknya warga yang berhenti menyaksikan kejadian.
Kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, terutama akibat kerusakan rumah dan kendaraan yang terlibat tabrakan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa tanjakan Emplak dikenal rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan berat bermuatan penuh.
Polisi masih mendalami apakah kecelakaan ini murni karena beban berlebih, rem blong, atau ada unsur kelalaian lain. Kasusnya kini dalam penanganan aparat.
Editor : Irfan Ramdiansyah