Hangatnya Ramadan di Alam Terbuka, Pengunjung Nilai Konsep Berbuka Ini Lebih Akrab dan Bermakna
PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Momentum Ramadan dimanfaatkan sejumlah pelaku usaha di Kabupaten Pangandaran untuk menghadirkan alternatif kegiatan berbuka puasa yang mengedepankan kebersamaan serta nilai sosial. Salah satu program yang digelar tahun ini adalah Kampoeng Ramadhan Riung Rasa Nusantara yang berlangsung di kawasan The Allure Villas Managed by SAHID.
Program tersebut menawarkan konsep berbuka puasa di ruang terbuka dengan latar suasana alam. Pengunjung dapat menikmati aneka hidangan khas Nusantara yang disajikan dalam satu paket, mencakup menu dari berbagai daerah di Indonesia.
Panitia penyelenggara menyebutkan, konsep ini dirancang untuk memberikan suasana berbeda dibandingkan berbuka puasa di ruang tertutup. Selain sajian kuliner, tersedia pula area permainan yang dapat dimanfaatkan keluarga maupun rombongan untuk mempererat interaksi selama menunggu waktu berbuka.
“Hadirnya konsep alam terbuka ini diharapkan menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin merasakan suasana Ramadan yang lebih santai dan hangat bersama keluarga,” ujar Eko Haryatmo yang akrab disapa Arya salah satu perwakilan manajemen penyelenggara saat ditemui di lokasi, Kamis (19/2/2026).
Dalam pelaksanaannya, harga paket berbuka puasa ditetapkan Rp100.000 nett per orang untuk periode pemesanan awal, sementara harga normal berada di angka Rp138.000 nett per orang. Anak usia 6 hingga 12 tahun mendapatkan potongan harga sebesar 50 persen dari tarif normal. Setiap pengunjung juga memperoleh kelapa muda sebagai pelengkap berbuka.
Selain aspek kuliner, penyelenggara menyisipkan kegiatan sosial dengan menyisihkan Rp5.000 dari setiap paket yang terjual untuk disalurkan ke panti asuhan di wilayah Pangandaran. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari semangat berbagi selama bulan Ramadan.
Sejumlah pengunjung menyambut positif konsep yang dihadirkan. Rina (34), warga Pangandaran, menilai suasana terbuka membuat momen berbuka terasa lebih nyaman.
“Suasananya lebih santai karena tidak terlalu ramai di dalam ruangan. Anak-anak juga bisa bermain sambil menunggu waktu berbuka,” katanya.
Hal serupa disampaikan Dedi (41) yang datang bersama rekan kerjanya. Ia menilai adanya donasi untuk panti asuhan menjadi nilai tambah.
“Selain berbuka bersama, ada kontribusi sosialnya juga. Jadi terasa lebih bermakna,” ujarnya.
Kehadiran program berbuka puasa dengan konsep alam terbuka dan sentuhan sosial ini menambah pilihan kegiatan Ramadan bagi masyarakat Pangandaran, khususnya bagi keluarga maupun komunitas yang ingin menggelar kebersamaan di bulan suci.
Editor : Irfan Ramdiansyah