get app
inews
Aa Text
Read Next : Geger! Tebing 10 Meter Ambrol di Sukahurip, Rumah Relokasi Eks PW Pangandaran Porak-poranda

Ranting Pohon Biang Kecelakaan, Petugas Gabungan Pangandaran Turun Tangan di Jalur Nasional Emplak

Kamis, 29 Januari 2026 | 17:25 WIB
header img
Satu per satu ranting pohon yang menutup pandangan dan menghalangi lampu penerangan jalan umum (PJU) dipangkas. ( Foto: iNewsPangandaran.id)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Jalur maut kembali jadi perhatian. Demi menekan angka kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi, petugas gabungan di Kabupaten Pangandaran turun langsung memangkas ranting-ranting pohon yang menjuntai di sepanjang jalan raya nasional.

Salah satu titik yang jadi sasaran utama adalah jalan nasional Pangandaran blok Emplak, Kecamatan Kalipucang, kawasan yang selama ini dikenal rawan kecelakaan, terutama saat malam hari dan cuaca buruk.

Aksi pemangkasan dilakukan Kamis (29/1/2026) pagi, melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pangandaran bersama BPBD. Satu per satu ranting pohon yang menutup pandangan dan menghalangi lampu penerangan jalan umum (PJU) dipangkas tanpa kompromi.

Pantauan di lapangan, selama proses pemangkasan berlangsung, arus lalu lintas dari arah Pangandaran maupun Banjar sempat diberlakukan sistem buka tutup guna menghindari kemacetan dan mencegah kecelakaan susulan.

Kepala Dishub Kabupaten Pangandaran, Nana Sukarna, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar pemeliharaan biasa, melainkan bagian dari upaya serius menjaga keselamatan pengguna jalan.

“Pemangkasan ini dilakukan karena pencahayaan PJU sebelumnya sangat terbatas, terhalang ranting pohon. Ini jelas berbahaya, apalagi di jalur nasional yang padat kendaraan,” ujar Nana di lokasi kegiatan.

Menurutnya, ada beberapa faktor krusial yang melatarbelakangi pemangkasan tersebut. Selain seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas, kondisi cuaca ekstrem yang melanda Pangandaran dalam beberapa hari terakhir juga menjadi alarm bahaya.

“Ini juga bagian dari mitigasi bencana. Kalau ranting pohon dibiarkan, saat angin kencang bisa patah dan membahayakan pengendara,” jelasnya.

Dishub Pangandaran pun tak bekerja sendiri. Dalam kegiatan ini, pihaknya berkolaborasi dengan BPBD, sejumlah provider kabel, serta stakeholder terkait lainnya agar pemangkasan berjalan aman dan tidak menimbulkan gangguan lanjutan.

Nana tak menampik, jalan nasional blok Emplak memang masuk kategori zona merah kecelakaan. Karena itu, selain pemangkasan pohon, pihaknya juga berencana menambah titik-titik PJU di sepanjang jalur tersebut.

“Jalur ini akses utama menuju kawasan wisata Pangandaran. Kalau malam hari gelap, risikonya tinggi. Kita ingin pengguna jalan merasa lebih aman dan nyaman,” katanya.

Ia berharap, dengan pencahayaan yang lebih maksimal dan kondisi jalan yang lebih terbuka, potensi kecelakaan lalu lintas bisa ditekan semaksimal mungkin.

“Ini ikhtiar kami agar kecelakaan bisa dicegah sejak dini. Mudah-mudahan upaya ini berdampak langsung bagi keselamatan masyarakat,” pungkas Nana.

Editor : Irfan Ramdiansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut